Melalui jalur Mandiri Tulis dan Kemitraan ini, kampus menargetkan akan menyaring sekitar 1.200 calon mahasiswa baru.
Pihak panitia juga telah menyiapkan sistem pengawasan ketat dan manajemen waktu berlapis demi mengantisipasi segala potensi praktik perjokian serta kecurangan selama ujian.
“Manajemen waktu sangat penting. Tidak ada toleransi bagi peserta yang terlambat dengan alasan apapun karena aturan kehadiran sangat ketat,” kata Solihin sekaligus menutup keterangan mengenai sterilisasi ruang ujian dari potensi kecurangan.***





