Pemerintah Perpanjang Diskon PPN Rumah, Siapkan Stimulus Liburan Nataru

Menteri Keuangan Sri Mulyani. | FOTO: Instagram @smindrawati
Pemerintah akan memperpanjang insentif PPN DTP 100 persen untuk rumah hingga Desember 2025. Stimulus pariwisata dan transportasi juga disiapkan untuk dorong belanja jelang Nataru.

___________

Insentif pajak untuk sektor perumahan resmi diperpanjang. Pemerintah menyatakan kebijakan Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) sebesar 100 persen akan terus diberlakukan hingga akhir tahun 2025.

“Sedang kami proses perubahan PMK-nya. Jadi diperpanjang sampai Desember 2025,” ujar Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, dalam konferensi pers Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), Senin, 28 Juli 2025 di Jakarta.

Bacaan Lainnya

Sebelumnya, diskon PPN 100 persen untuk pembelian rumah hanya berlaku dari 1 Januari hingga 30 Juni 2025, sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 13/2025. Namun, usai rapat stimulus ekonomi pekan lalu, kebijakan ini diputuskan berlanjut. Syaratnya tetap: rumah dengan harga maksimal Rp2 miliar.

Langkah ini, menurut Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, bertujuan meningkatkan daya beli masyarakat, khususnya di sektor perumahan.

Pemerintah juga mengklaim menyiapkan paket stimulus liburan akhir tahun. Fokusnya: transportasi dan pariwisata domestik jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025-2026.

“Kami akan memberikan insentif PPN-DTP untuk tiket pesawat, serta diskon transportasi darat dan laut seperti kereta api, kapal, penyeberangan, dan jalan tol,” ujar Sri Mulyani.

Tujuannya jelas—mendorong belanja masyarakat di sektor wisata, sekaligus menjaga roda ekonomi daerah tetap berputar selama musim liburan panjang.

Untuk mendukung kebijakan ini, belanja stimulus dari APBN terus digelontorkan. Pada kuartal pertama 2025, pemerintah sudah mengeluarkan Rp35 triliun. Sementara pada kuartal kedua, dari target Rp24,4 triliun, telah terealisasi Rp 13,6 triliun per akhir Juni.

Sri Mulyani menegaskan, pemerintah akan terus menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional, sembari merespons dinamika permintaan masyarakat.

Di sektor pariwisata, Airlangga menambahkan, pemerintah tengah menyiapkan event diskon besar-besaran jelang liburan akhir tahun. “Kita siapkan lagi untuk Nataru, agar mobilitas dan konsumsi tetap tinggi,” katanya.

Pos terkait