Dua pakar komunikasi menilai ucapan Presiden Prabowo Subianto bahwa warga desa tidak terdampak fluktuasi USD merupakan strategi taktis untuk meredam kepanikan ekonomi.
Presiden Prabowo Subianto baru-baru ini melontarkan pernyataan bahwa masyarakat desa tidak memiliki keterkaitan langsung dengan fluktuasi nilai tukar USD. Langkah ini dinilai sebagai strategi komunikasi massa yang mendalam.
Pengamat komunikasi politik M. Jamiluddin Ritonga memandangnya sebagai langkah taktis pemerintah. Fokus utamanya, kata Ritonga, adalah menjaga kondisi psikologis masyarakat di pedesaan agar tetap tenang, optimistis, dan terhindar dari kepanikan ekonomi nasional.





