Tan Joe Hok menyebut ia sama sekali tidak berpikir meninggalkan Indonesia dan berganti kewarganegaraan. “Saya lahir di Indonesia dan mati pun di Indonesia,” ucap Tan Joe Hok.
Pria kelahiran Bandung, Jawa Barat, 11 Agustus 1937 ini merupakan satu dari “Tujuh Pendekar Bulu Tangkis Indonesia”, simbol generasi emas yang menancapkan panji Merah Putih di panggung internasional.
Kepergiannya menjadi kehilangan besar bagi dunia olahraga Indonesia, khususnya bulu tangkis. Bersama para wakil Indonesia lainnya, ia membawa bulu tangkis bukan sekadar olahraga, tapi menjadi identitas dan kebanggaan bangsa.
Selamat Jalan, Pak Tan. ***





