Pakistan menembakkan sejumlah pesawat nirawak dan rudal, termasuk rudal balistik Fattah-1, ke wilayah India pada Sabtu dini hari, 10 Mei 2025. Serangan tersebut menjadi bagian dari respons militer besar-besaran yang diberi nama Operasi Bunyan Marsoos oleh media Pakistan.
______________
Mengutip Al-Jazeera, Bunyan Marsoos adalah frasa bahasa Arab, yang secara langsung diterjemahkan menjadi “sebuah bangunan yang terbuat dari timah”.
Nama operasi ini terinspirasi dari ayat Al-Qur’an, Surat As-Shaff ayat 4, yang berbunyi: “Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang berjuang di jalan-Nya dalam barisan yang teratur, seolah-olah mereka seperti bangunan yang tersusun kokoh.”
Dengan nama tersebut, Pakistan tampaknya ingin menggambarkan dirinya sebagai benteng yang tak tergoyahkan, yang berjuang untuk mempertahankan integritas wilayahnya.
Serangan udara tersebut terjadi sehari setelah eskalasi konflik antara kedua negara, menyusul serangan India ke 26 lokasi di wilayah Pakistan dan Kashmir yang diduduki Pakistan (POK), dalam operasi militer yang disebut Operasi Sindoor. Serangan India tersebut merupakan respons atas serangan teroris di Pahalgam, yang terjadi pada 22 April dan menewaskan 26 warga sipil.
Serangan rudal dan drone menargetkan sejumlah lokasi fasilitas militer di penjuru India, termasuk satu stasiun rudal dan dua pangkalan udara (lanud).
Sumber militer mengklaim, Pakistan telah menarget pangkalan udara India di kota Udhampur dan lapangan udara di Pathankot, yang keduanya diklaim berhasil dihancurkan. Pakistan juga menyerang gudang penyimpanan rudal BrahMos di Beas, Provinsi Punjab, India.
Sumber militer Pakistan mengatakan kepada Al Jazeera, lokasi-lokasi yang menjadi target serangan digunakan oleh pasukan India untuk menyerang warga sipil Pakistan, masjid, hingga instalasi militer.
Pakistan juga menyerang beberapa pangkalan militer di garis depan, menghancurkan baterai rudal, serta beberapa posisi senjata artileri.
Sementara itu, kantor berita India ANI melaporkan satu ledakan di daerah Dibber, Udhampur, di Kashmir yang dikelola India. Di hari yang sama, Sabtu dini hari sekitar pukul 2:00 waktu setempat, India juga meluncurkan serangkaian serangan rudal ke Pakistan sebagai bagian dari Operasi Sindoor yang dimulai sejak 6 Mei 2025.