Muhammadiyah meluncurkan produk pendingin udara bermerk Air Conditioner Muhammadiyah (ACMU). Produk ini diperkenalkan dalam acara Tanwir Muhammadiyah di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).
CEO PT Green Sinar Mentari Jaenudin menjelaskan, ACMU dirancang dengan teknologi terkini untuk efisiensi energi, kelestarian lingkungan, serta dilengkapi fitur Islami yang mendukung ibadah umat Islam.
AC ini juga mengadopsi teknologi inverter mutakhir, yang tidak hanya hemat energi, tetapi juga ramah lingkungan.
“ACMU merupakan AC bintang 5 yang memiliki efisiensi energi tinggi dan emisi karbon rendah. Ini sesuai dengan standar pemerintah,” ujar Jaenudin, dikutip Sabtu, 7 Desember 2024.
Menurut Jaenuddin, ACMU telah diuji di enam rumah sakit Muhammadiyah sejak tahun 2017, dengan total pemasangan mendekati 1.000 unit. Penghematan energinya diklaim tercatat antara 17 – 26 persen.
Salah satu keunggulan ACMU, kata Jaenudin, adalah adanya fitur pengingat waktu shalat yang terintegrasi. Pengguna dapat menikmati tampilan visual jadwal salat atau pengingat azan setiap waktu.
“AC ini tidak hanya mendinginkan udara, tetapi juga mengingatkan kita untuk tidak lupa ibadah,” jelas Jaenudin.
ACMU diproduksi di Semarang. Saat ini 90 persen bahan bakunya masih diimpor. Namun demikian menurut Jaenudin, perusahaannya berkomitmen meningkatkan kandungan lokal seiring meningkatnya permintaan.
ACMU menawarkan garansi hingga 10 tahun, menjadikannya salah satu produk dengan keunggulan kompetitif di pasar.
Produk ini tersedia dalam berbagai tipe, seperti AC split 1 PK, 1,5 PK, hingga AC cassette untuk ruangan besar. Harga yang bersaing menjadikannya pilihan menarik, terutama bagi amal usaha Muhammadiyah seperti rumah sakit dan sekolah.
Produk ACMU diharapkan dapat memenuhi kebutuhan amal usaha Muhammadiyah, sebagaimana rumah sakit dan sekolah. Anggota Muhammadiyah yang berminat menggunakan ACMU bisa mendapatkan potongan harga hingga 10 persen.
Jaenudin menambahkan, ACMU akan diadopsi secara luas di berbagai amal usaha Muhammadiyah. Bahkan direncanakan menjadi mitra resmi dalam Muktamar Muhammadiyah 2027 di Medan.

