Menggantikan Ibu ke Baitullah, Vina Menjawab Panggilan Suci di Usia 18 Tahun

Levina Istiazah, jemaah haji termuda asal Jawa Tengah. | Kemenag
Masih 18 tahun, Levina Istiazah sudah menunaikan rukun Islam kelima. Mahasantri asal Sukabumi ini menggantikan ibunya yang wafat, dan menjadi jemaah haji termuda dari Jawa Tengah tahun ini.

__________

“Saya bisa berangkat karena mamah saya. Sebenarnya beliau yang seharusnya berhaji tahun ini,” ujar Vina, seperti dilansir laman Kemenag, Ahad, 18 Mei 2025.

Orang tua Vina mendaftar haji pada 2012 dan mendapat giliran berangkat 2025. “Sejak mama wafat, belum ada pikiran langsung untuk gantiin beliau. Jadi saya juga ikut masa tunggu sekitar 4 tahun,” kenangnya.

Bacaan Lainnya

Meski berangkat sebagai pengganti sang ibu, Vina tetap bersyukur. “Alhamdulillah, saya sangat bersyukur bisa melihat Ka’bah langsung. Ini pengalaman luar biasa,” ucapnya.

Vina tergabung dalam Kloter 15 Embarkasi Solo (SOC 15). Ia berangkat ke Tanah Suci pada 5 Mei 2025 pukul 12.00 WIB, usai menunggu 24 jam di Asrama Haji Donohudan, Boyolali.

Perempuan kelahiran 2006 itu kini duduk di semester dua Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Arab (STIBA) Pesantren Ar-Rayah, Sukabumi. Demi haji, ia mengajukan cuti kuliah selama satu semester.

“Saya mahasantri takhassus di STIBA Ar-Rayah, kampus berbasis pesantren. Tapi karena mau haji, ya saya cuti dulu,” ujarnya.

Sebelum kuliah, Vina adalah santri di Pesantren Daarul Atqiyaa, Kertayasa, Kramat, Kabupaten Tegal. Ia berhasil menghafal 15 juz Al-Qur’an. Sosoknya dikenal aktif dan periang.

“Kadang suka baca sejarah Islam, kadang juga masak-masak ala-ala. Hobi saya netral aja,” selorohnya.

Bukan Perjalanan Biasa

Bagi Vina, haji bukan sekadar perjalanan fisik. “Ini perjalanan spiritual. Undangan khusus dari Allah untuk mendekatkan diri kepada-Nya,” ucapnya haru.

Menurutnya, panggilan haji bukan hanya soal kesiapan fisik atau finansial. “Kalau belum dipanggil Allah, sehebat apa pun usaha kita, nggak akan sampai ke Baitullah. Tapi kalau sudah dipanggil, pasti ada jalannya,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan pesan bagi generasi muda. “Segera daftar haji. Antreannya bisa sampai puluhan tahun. Kalau masih muda, tubuh lebih kuat dan semangat ibadah lebih tinggi. Ini bukan sekadar ibadah fisik, tapi pematangan spiritual,” ucapnya penuh semangat.

Kisah Vina sempat viral di media sosial seperti TikTok dan YouTube Kemenag Jateng. Video pendek tentang perjalanannya disukai ribuan netizen dan dibagikan ratusan kali.

“Saya kaget dan nggak nyangka,” pungkasnya.***

Pos terkait