Tebarkan Kasih Sayang Melalui Mars 1 Abad NU Ciptaan Gus Mus

Dalam lirik itu, Gus Mus mengajak para pengurus NU beserta warganya agar membulatkan tekad untuk melanjutkan amal yang telah dilaksanakan selama ini, baik yang bersifat organisasi, kemasyarakatan, maupun bahkan kemanusiaan.

“Jadi, di dalam bait itu, saya mengatakan mari kuatkan niat kita, kita bulatkan tekad kita, terus lanjutkan amal kita, mengembangkan khidmat kita. Khidmat kita dari tahun ke tahun, dari periode ke periode, selalu berkembang,” terang Gus Mus.

Bahkan saat ini, lanjutnya, PBNU justru akan berkhidmah untuk jagat atau dunia dan seisinya, sebagaimana simbol NU. Untuk itu, Gus Mus menekankan di dalam lirik Mars Satu Abad NU untuk membulatkan tekad, melanjutkan amal, dan mengembangkan khidmat.

Bacaan Lainnya

“Khidmat kita sudah lumayan tapi masih perlu dikembangkan, karena masih banyak pihak-pihak yang memerlukan khidmah dari NU,” kata Gus Mus.

Melalui lirik di dalam bait Mars Satu Abad NU itu, Gus Mus menekankan bahwa NU akan terus menebarkan kasih sayang semesta untuk melawan ketidakpahaman orang terhadap agama, yang menampakkan agama dengan penampilan-penampilan yang tidak sesuai dengan sifat rahmatan lil alamin, penuh kasih sayang.

“Ini tidak bisa diharapkan kalau NU tidak memberikan contoh bagaimana ajaran Nabi yang menebarkan kasih sayang, termasuk amar ma’ruf nahi mungkar yang menjadi ciri kita, dilaksanakan sebagaimana tuntunan Kanjeng Nabi dengan kasih sayang, bukan dengan kebencian,” jelas Gus Mus.

Karena itu, di lirik akhir, setelah menebar kasih sayang semesta, Gus Mus menuliskan bahwa dalam membangun peradaban baru yang mulia, NU masih bersama dalam ridha Tuhan Yang Maha Esa.

“Kita selalu mohon apa yang kita lakukan, upayakan, kerjakan, selalu dinaungi oleh ridha Allah. dengan demikian barokahlah apa yang kita lakukan,” harap Gus Mus.

(Yadi)

Pos terkait