Makan Bergizi Gratis Dikritik Mahfud MD, Singgung Celah Korupsi

Mahfud MD mengkritik tajam program Makan Bergizi Gratis (MBG) terkait potensi korupsi dan minimnya pengawasan anggaran.- Tangkapan Layar Youtube Mahfud MD Official
Mahfud MD mengkritik program Makan Bergizi Gratis (MBG) terkait potensi korupsi dan minimnya pengawasan anggaran.

​Publik kini menyoroti tajam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Mahfud MD secara terbuka menyinggung potensi masalah serius yang mengintai program tersebut, khususnya mengenai celah tindak pidana korupsi.

​Kritik tajam ini ia sampaikan saat berbincang dalam Podcast Terus Terang yang tayang di kanal YouTube Mahfud MD Official pada Senin, 16 Maret 2026.

​Potensi Korupsi dan Lemahnya Pengawasan

​Dalam siaran tersebut, Mahfud menilai pemerintah belum memberikan penjelasan utuh mengenai mekanisme pengawasan dan pemeriksaan anggaran MBG. Padahal, program ini menelan dana yang sangat besar dan menargetkan jutaan penerima manfaat di seluruh Indonesia.

Bacaan Lainnya

​“Bagaimana kalau ada potensi korupsinya? Kita tidak pernah mendengar mekanisme pemeriksaannya bagaimana,” tegas Mahfud.

​Kejanggalan Anggaran dan Kualitas Makanan di Lapangan

​Lebih lanjut, mantan Menko Polhukam ini menyoroti adanya kejanggalan antara besaran anggaran yang pemerintah keluarkan dengan wujud riil makanan yang masyarakat terima di lapangan. Ia mempertanyakan apakah lembaga berwenang sudah turun tangan memeriksa potensi ketidakwajaran tersebut.

​Masyarakat, menurutnya, sudah semakin kritis dan mulai menghitung sendiri nilai keekonomian porsi makanan yang sampai ke tangan mereka. “Harga juga orang menghitung, kok segini sih gitu sampainya ke tingkat rakyat,” ucap Mahfud menirukan keresahan warga.

​“Apakah masalah ketidakwajaran antara uang yang keluar dan yang sampai ke rakyat itu sudah diperiksa?” tanyanya menuntut kejelasan.

​Absennya Penindakan Pelanggaran

​Persoalan lain yang menjadi catatan kritisnya adalah ketiadaan langkah penindakan hukum yang terang benderang. Mahfud menegaskan, pemerintah harus transparan mengenai sanksi dan prosedur aparat jika kelak menemukan pelanggaran dalam pelaksanaan program ini.

​“Kita tidak pernah tahu kalau ada kesalahan begitu bagaimana mekanisme penindakannya, siapa yang melakukan apa,” tandasnya.

​Evaluasi Terbuka untuk Cegah Kebocoran

​Sebagai penutup, Mahfud mendorong pemerintah untuk segera melakukan evaluasi terbuka secara komprehensif. Keberhasilan program Makan Bergizi Gratis sangat bergantung pada transparansi dan akuntabilitas.

Pos terkait