Longsor Susulan Timpa Pengendara Motor saat Menepi di Pinggir Jalan

Tebing longsor di wilayah Jungkang Mawar, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat mengenai pemotor hingga ditemukan meninggal dunia pada Senin (18/12). Foto: BPBD Kabupaten Tanah Datar via BNPB

Kawasan Rawan Longsor

Sejumlah wilayah Tanah Datar rawan longsor. Selain di jalan nasional Tanah Datar-Agam, bencana tanah longsor terjadi di Jorong Mawar I dan II, Kenagarian Lubuk Jantan, Kecematan Lintau Buo Utara, Kabupaten Tanah Datar. Beberapa titik jalan terdampak longsor antara lain di Sangkak Rayo, Ayia Dingin, Lokuak Alai, Kandang Lamo, Ateh Dangau Lakuak,dan Kosiak.

Tanah longsor juga menimpa pemukiman warga dan mengakibatkan empat rumah warga rusak berat dan satu rumah warga rusak ringan. Adapun rumah warga dengan kondisi rusak berat adalah milik Yunardi dan Tiadi di Tungango Mawar I, Erison dan Sahurman di Jungkang Mawar II, dan rumah dengan kondisi rusak sedang milik Ramilis.

Bacaan Lainnya

BPBD Kabupaten Tanah Datar meminta masyarakat untuk selalu waspada tanah longsor. Hampir 14 kecamatan di kabupaten Tanah Datar memiliki titik-titik rawan longsor. “Wilayah Tanah Datar ini banyak tebingnya, baik di jalan maupun di wilayah pemukiman warga. Kami imbau warga untuk selalu waspada apalagi jika turun hujan cukup lama”, terang Doni.

Doni menjelaskan wilayah yang memiliki potensi longsor tinggi antara lain Kecamatan Lintau Buo, Lintau Buo Utara, Tanjung Baru, Salimpaung, Sungai Tarab, Rambatan, Batipuh, Batipuh Selatan, Kali Koto. “BPBD telah memasang plang dan rambu-rambu rawan longsor di beberapa titik rawan longsor. Kami harap warga peduli dengan rambu tersebut” pungkas Doni.

Merespons hal tersebut, BNPB mengimbau kepada pemangku kebijakan di daerah dan masyarakat untuk melakukan mitigasi antara lain dengan melakukan penanaman tanaman dengan sistem perakaran yang dalam untuk mengikat tanah, membuat tanggul penahan longsor, dan berhati-hati saat melintasi wilayah yang rawan longsor.mg05

___FOTO:BNPB

Pos terkait