Lawan ‘Tarif Timbal Balik’ Trump, Prabowo Keluarkan 4 Instruksi

Kolase Presiden AS, Donald Trump dan Presiden RI Prabowo Subianto. | AP Photo
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan tarif baru untuk semua barang yang masuk ke AS. Tarif ‘timbal balik’ itu menyasar semua negara, termasuk Indonesia.
______________

Aturan baru AS itu berlaku mulai 3 April, 00.00 waktu AS bagian timur atau 3 April, 13.00 WIB.

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI mengatakan tarif Trump untuk barang dari RI memberikan dampak signifikan terhadap daya saing ekspor Indonesia ke AS. Pemerintah Indonesia saat ini disebut tengah menghitung pengenaan tarif AS terhadap berbagai aspek.

Presiden RI Prabowo Subianto pun mengeluarkan instruksi terkait kebijakan tersebut.

Bacaan Lainnya

Pertama, Prabowo meminta menteri Kabinet Merah Putih untuk melakukan perbaikan struktural.

“Presiden Prabowo telah menginstruksikan Kabinet Merah Putih untuk melakukan langkah strategis dan perbaikan struktural serta kebijakan deregulasi yaitu penyederhanaan regulasi dan penghapusan regulasi yang menghambat, khususnya terkait dengan Non-Tariff Barrier,” demikian tulis keterangan resmi Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI dikutip, Jumat, 4 April 2025.

Langkah tersebut sejalan dengan upaya meningkatkan daya saing dan menarik investor.

Kedua, Prabowo menginstruksikan untuk mengambil langkah strategis lainnya guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia.

“Hal ini juga sejalan dalam upaya meningkatkan daya saing, menjaga kepercayaan pelaku pasar dan menarik investasi untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi. Langkah kebijakan strategis lainnya akan ditempuh oleh pemerintah Indonesia untuk terus memperbaiki iklim investasi dan peningkatan pertumbuhan ekonomi serta penciptaan lapangan kerja yang luas,” tulisnya.

Ketiga, Pemerintah Indonesia juga akan mengirimkan delegasi untuk melakukan negosiasi tarif 32 persen dari Trump untuk barang dari RI yang masuk ke AS.

Indonesia juga telah menyiapkan berbagai langkah untuk menjawab permasalahan yang diangkat oleh Pemerintah AS, terutama yang disampaikan dalam laporan National Trade Estimate (NTE) 2025, yang diterbitkan US Trade Representative.

“Pemerintah Indonesia akan terus melakukan komunikasi dengan Pemerintah AS dalam berbagai tingkatan, termasuk mengirimkan delegasi tingkat tinggi ke Washington DC untuk melakukan negosiasi langsung dengan Pemerintah AS,” jelasnya.

Keempat, Pemerintah juga akan mengambil langkah strategis untuk memitigasi dampak negatif terhadap perekonomian Indonesia. Pemerintah bersama Bank Indonesia terus menjaga stabilitas nilai tukar rupiah buntut tarif AS tersebut.

Pemerintah menegaskan terus berupa menjaga stabilitas perekonomian Indonesia.***

Pos terkait