Kekacauan Kerajaan Inggris dalam Ramalan Nostradamus: Pangeran Harry Bakal Jadi Raja?

Pangeran Harry bisa menggantikan Raja Charles III, menurut analisis prediksi Nostradamus. FOTO: AFP/Getty Images

Dia kemudian berspekulasi, mengingat usia Raja Charles yang sangat tua, tekanan tersebut bakal memaksanya turun tahta demi kepentingan Pangeran William, sang putra sulung. Namun dalam revisi kedua bukunya, Reading membuat klaim yang lebih dramatis.

Reading melakukan revisi setelah melihat kembali kalimat Nostradamus tentang “seorang pria akan menggantikan dia yang tidak pernah berharap menjadi raja”.

Bacaan Lainnya

“Apakah itu berarti Pangeran William, yang diharapkan untuk menggantikan ayahnya, tidak lagi ada dalam daftar ini?” Reading pun bertanya dalam bukunya.

Reading kemudian menulis bahwa, jika William tidak dapat mengambilalih kerajaan karena alasan tertentu—misalnya karena terbebani “masalah pribadi”, sebagaimana yang akhir-akhir ini sedang dihadapinya—maka Pangeran Harry secara default menjadi raja menggantikannya. Jika benar itu yang terjadi, maka Harry—yang baru berusia 38 tahun—akan menjadi Raja Henry IX.

Pangeran Harry bisa dikatakan memang tidak punya tanda-tanda bakal menjadi raja. Pasalnya, sesuai adat kerajaan, yang bakal menggantikan raja atau ratu yang mangkat adalah putra tertua—dan itu adalah Pengeran William.

Pangeran Harry sendiri saat ini tinggal di California, Amerika Serikat, bersama istrinya, aktris Meghan Markle dan anak-anak mereka—memisahkan diri dari keluarganya di Kerajaan Inggris.

Pangeran Harry dan Meghan Markle memilih untuk hidup di California, AS, terpisah dengan Keluarga Kerajaan Inggris sejak tahun 2020. FOTO: Pangeran Harry bisa menggantikan Raja Charles III, menurut analisis prediksi Nostradamus. FOTO: AFP/Getty Images

Harry dikabarkan berselisih dengan keluarganya sejak dia memutuskan berhenti dari kehidupan kerajaan pada Januari 2020 lalu. Dia juga melontarkan rentetan kritik terhadap keluarga Kerajaan Inggris dalam otobiografi terlarisnya, Spare.

Pengamat kerajaan mengatakan, kendati kesehatan Charles yang memburuk mungkin bisa menjadi katalisator bagi pemulihan hubungan ayah dan anak antara Raja Charles III dan Pangeran Harry, namun upaya pemulihan relasi itu dinilai bakal sulit.

Keluarga Kerajaan Inggris sendiri sempat heboh setelah Pangeran Harry menanggalkan status sebagai anggota senior keluarga kerajaan pada Januari 2020. Sejak itu, sebagaimana ditulis oleh penulis Omid Scobie dalam buku Endgame, pertentangan dan konflik terjadi di antara Harry dan keluarganya, hanya saja jarang yang terungkap di hadapan publik.

Di tengah situasi konflik inilah Raja Charles didiagnosis mengidap kanker. Sebagaimana tafsir Mario Reading terhadap ramalan Nostradamus, barangkali kondisi inilah yang bakal menyebabkan dia turun tahta.

Pos terkait