Kala Pegawai Farmasi RSI Unisma Mundur Berjemaah

Pegawai Farmasi RSI Unisma
Karyawan RSI Unisma resign berjemaah. (Tangkapan Layar Istimewa)

Human Resources Development RSI Unisma Dwi Ida Nofa Diana, membenarkan adanya pegawai yang sedang menjalani proses pengunduran diri. Namun, ia menegaskan bahwa para pegawai tidak berhenti secara serentak pada waktu yang sama karena masing-masing memiliki tanggal efektif pengunduran diri berbeda.

“Kalau pemberitaan yang terbaru terkait pengunduran diri, saya memang mengiyakan, memang ada proses pengunduran diri dari teman-teman,” ujar Dwi Ida, dikutip Sabtu (18/7/2026).

Menurut dia, sejumlah pegawai yang telah mengajukan surat pengunduran diri masih bekerja dan menyelesaikan kewajibannya. Ada pegawai yang berhenti pada pertengahan Juli, akhir Juli, hingga awal Agustus 2026.

Bacaan Lainnya

“Bahkan teman-teman yang kemarin upload (medsos) itu juga masih ada yang aktif bekerja. Karena proses resign-nya itu terhitung ada yang per akhir Juli, ada yang pertengahan Juli, bahkan juga ada yang di awal Agustus,” terangnya.

Dwi Ida menjelaskan bahwa setiap pegawai RSI Unisma yang ingin mengakhiri hubungan kerja harus menyampaikan surat pengunduran diri paling lambat satu bulan sebelum tanggal efektif berhenti.

Ketentuan tersebut membuat pegawai yang telah mengajukan pengunduran diri tetap harus bekerja hingga masa pemberitahuannya selesai. Karena itu, manajemen menyatakan proses yang berlangsung tidak dapat langsung disimpulkan sebagai penghentian kerja secara mendadak.

“Jadi ada beberapa teman yang mengunggah itu masih aktif bekerja, tapi ada juga yang sudah resign per Juni kalau tidak salah,” ujarnya.

Untuk unit farmasi, Dwi Ida memperkirakan terdapat enam hingga delapan pegawai yang mengundurkan diri. Jumlah tersebut belum dinyatakan sebagai angka final karena pencatatan pegawai dilakukan berdasarkan periode bulanan.

“Kalau farmasi sekitar delapan orang, kalau enggak enam sampai delapan orang saya lupa. Karena waktunya tidak sama, jadi di pola data kepegawaian kami itu masuknya per periode bulan,” jelasnya.

Manajemen RSI Unisma menyatakan pengunduran diri merupakan hak setiap pegawai. Rumah sakit menghormati keputusan pekerja yang ingin melanjutkan karier, membuka usaha, mengurus keluarga, atau mengambil pilihan lain.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan