Jokowi-Prabowo Makin Mesra, PDIP: Capres Mutlak di Tangan Ketua Umum

Beberapa waktu belakangan Presiden Joko Widodo alias Jokowi tampak ‘runtang-runtung’ dengan Menteri Pertahanan RI sekaligus Calon Presiden (Capres) dari Partai Gerindra Prabowo Subianto. Hingga kemudian muncul wacana jika Jokowi benar-benar mendukung Prabowo dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Namun demikian, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP)—partai yang mengusung Presiden Jokowi pada dua Pilpres sebelumnya—menyatakan bahwa calon presiden dan wakil presiden dari partai mutlak ada di tangan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno Putri.

Sinyalir endorsement Presiden untuk Menhannya sebenarnya sudah muncul sejak dua tahun terakhir. Dalam beberapa kali kesempatan, Jokowi secara tersirat menyampaikan dukungannya terhadap Prabowo. Sedangkan Prabowo sendiri, dalam banyak kesempatan, tak segan melontarkan puja-puji terhadap Presiden Jokowi yang dia nilai berhasil memimpin Indonesia.

Dukungan Jokowi terhadap Prabowo terindikasi menguat ketika mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengajak menterinya tersebut untuk menghadiri acara panen raya di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, pada 9 Maret 2023 lalu. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mendampingi mereka berdua.

Bacaan Lainnya

Momentum tersebut akhirnya memunculkan isu duet Prabowo-Ganjar Pranowo. Apalagi setelah ketiga tokoh tersebut melakukan swafoto di tengah sawah. Ganjar sendiri digadang-gadang sebagai salah satu kandidat yang akan diusung oleh PDIP.

Setelah dari acara panen raya, Jokowi mengajak Prabowo mengunjungi Pasar Petanahan di Kabupaten Kebumen. Dalam kunjungan tersebut Jokowi membeli baju koko dari salah satu pedagang. Baju koko berwarna krem tersebut dibanderol dengan harga Rp100.000. “Bajunya Rp 100.000 Pak,” ujar pedagang menjawab pertanyaan Presiden, sebagaimana dilansir siaran pers Sekretariat Presiden.

Presiden Jokowi pun mengeluarkan empat lembar uang pecahan Rp50.000. “Enggak usah dikembalikan,” kata Presiden. Prabowo Subianto pun tak mau ketinggalan. Dia juga berbelanja peci seharga Rp150.000. Menhan Prabowo pun mengeluarkan lima lembar uang seratus ribu dan menyerahkannya kepada pedagang. Setelah berbelanja, Presiden Jokowi pun melanjutkan peninjauan pasar dan membagikan bantuan sosial berupa bantuan modal kerja, bantuan tunai, hingga bantuan sembako.

Merespons momen-momen tersebut, adik Prabowo Subianto sekaligus Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Hashim Djojohadikusumo, menyatakan pihaknya terbuka jika kakaknya diduetkan dengan Ganjar di Pilpres 2024.

Namun, Hashim tak mau jika Prabowo menjadi cawapres. Menurut Hashim, kakaknya jauh lebih senior, 15 tahun lebih tua dari Ganjar dan dianggap lebih banyak memiliki pengalaman. “Saya kira sudah tidak mungkin kalau Pak Prabowo calon wakil presiden. Pak Prabowo jauh lebih senior, 15 tahun lebih tua pengalamannya, berbeda kan,” kata Hashim saat menghadiri deklarasi relawan Prabowo Mania, Minggu, 12 Maret 2023.

Satu hari setelah pernyataan Hashim, Presiden Jokowi menyatakan penilaian bahwa Ketua Umum Gerindra sekaligus Menhan Prabowo Subianto ideal sebagai calon presiden atau capres 2024. Demikian juga dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, yang menurut Jokowi juga ideal. “Iya ideal semuanya,” kata Jokowi saat menjawab pertanyaan wartawan soal Prabowo dan Ganjar di Pilpres 2024 usai meresmikan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Kesiman Kertalangu, Kota Denpasar, Bali, Senin, 13 Maret 2023.

Namun, saat  ditanya soal perjodohan politik, Jokowi mengelak. Dia bilang, kegiatan di Kebumen hanya sebatas panen raya di sawah.  “Itu panen raya di sawah. Kebetulan Bapak Prabowo mau ke Magelang, saya ajak bareng, udah bareng. Turun di Kulon Progo. Karena pertemuan bapak Prabowonya siang, sudah ke sawah dulu kita panen raya. Ada saya, ada Bapak Ganjar, ada Bapak Prabowo. Gitu saja,” kata Jokowi.

Pos terkait