Timnas Indonesia akan menghadapi laga berat dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Pertandingan Timnas Indonesia vs Jepang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jumat (15/11/2024), dengan kickoff pada pukul 19.00 WIB.
Laga tersebut dipastikan menarik perhatian publik sepak bola nasional. Indonesia, yang belum meraih kemenangan di Grup C, telah mencatat tiga hasil imbang dan satu kekalahan. Sebaliknya, Jepang menunjukkan performa apik dengan torehan tiga kemenangan dan satu hasil imbang, menjadikannya tim yang belum terkalahkan di grup ini.
Dilansir laman 11v11, Indonesia telah bertemu Jepang sebanyak 16 kali, dengan hasil lima kemenangan, dua kali imbang, dan sembilan kekalahan.
Salah satu kemenangan besar Indonesia atas Jepang terjadi pada ajang Merdeka Tournament, 11 Agustus 1968. Timnas Indonesia menang telak 7-0 berkat hattrick dari Sutjipto Suntoro, dua gol Jacob Sihasale, dan masing-masing satu gol dari Abdul Kadir dan Surya Lesmana.
Pada pertemuan terakhir di Piala Asia Qatar 2023, Januari 2024 lalu, Jepang berhasil mengalahkan Indonesia dengan skor 3-1.
Skuad Indonesia kini diperkuat pemain naturalisasi baru seperti Maarten Paes, Calvin Verdonk, Thom Haye, Ragnar Oratmangoen, Mees Hilgers, Eliano Reijnders, dan Kevin Diks. Kedatangan para pemain diaspora ini diharapkan mengubah permainan skuad Garuda dan memberi perlawanan signifikan.
Dukungan dan Keamanan Suporter
Ketua Umum PSSI Erick Thohir dilansir laman PSSI menegaskan bahwa keamanan bagi suporter asing yang datang ke SUGBK, baik dari Jepang maupun Arab Saudi, akan tetap terjaga. Setelah menghadapi Jepang, 16 November 2024, Skuad Garuda akan menjamu Arab Saudi pada 19 November 2024.
Ia menyebut bahwa suporter Indonesia sangat menghormati tamu, terutama dalam pertandingan Timnas. Erick mencontohkan adanya suporter Australia yang duduk di tengah suporter Indonesia dalam pertandingan sebelumnya tanpa masalah.
“Kita bangsa yang ramah, jadi silakan datang dan nonton dengan aman di SUGBK,” kata Erick Thohir setelah meninjau kondisi rumput stadion, Jumat (8/11/2024) lalu. Ia menambahkan bahwa semua pihak, baik suporter maupun penyelenggara, harus menjaga sikap saling menghormati agar suasana tetap kondusif.
Erick juga menyampaikan bahwa Indonesia memiliki pengalaman sukses sebagai tuan rumah sejumlah acara olahraga internasional, seperti Piala Dunia U-17, kejuaraan bola basket dunia, dan Asian Games, yang semuanya berlangsung lancar. Menurutnya, dukungan dari semua pihak dan kepemimpinan wasit yang adil akan membuat pertandingan berjalan dengan baik tanpa kericuhan.***





