
- Skema Long Ball yang Belum Berhasil
Striker Timnas Indonesia U-17, Arkhan Kaka yang memiliki tinggi 187 sentimeter diharapkan dapat mencetak gol melalui sundulannya dalam Piala Dunia U-17 FIFA. Sayangnya, suplai bola untuk penyerang Persis Solo ini masih belum sesuai dengan harapan. Skema umpan panjang yang belum berhasil dari Bima Sakti membuat Garuda Muda kesulitan menambah keunggulan.
Ironisnya, situasi ini berbeda dengan Ekuador yang berhasil mencetak gol melalui sundulan Obando, yang memiliki tinggi badan tiga sentimeter lebih pendek daripada Kaka. Di babak kedua, Indonesia menunjukkan kualitasnya dalam pertahanan. Namun, variasi serangan perlu dipertimbangkan oleh Bima Sakti ketika menghadapi Panama dan Maroko dalam sisa pertandingan Grup A Piala Dunia U-17 FIFA Indonesia 2023.
5 . Faktor Fisik Menjadi Masalah
Timnas Indonesia U-17 selalu kesulitan dalam faktor fisik. Saat menghadapi tim dari Amerika Selatan di Piala Dunia, tekanan tambahan dari event tersebut semakin menambah masalah fisik yang dihadapi oleh Garuda Muda.
Beberapa pemain, seperti Andre Pangestu dan Ji Da-bin, yang terkapar di lapangan, menjadi bukti bahwa program latihan intensif selama lima minggu di Jerman belum sepenuhnya berhasil meningkatkan kondisi fisik sejumlah pemain. Bahkan, ada kemungkinan bahwa pemusatan latihan tersebut justru membuat para pemain terlalu lelah dan mengalami burn-out.





