Siti mengaku telah menginstruksikan KPPS untuk melakukan pendataan dan pemetaan wilayah untuk pendirian TPS. Ia menerangkan pelaksanaan pemungutan suara susulan (PSS) maksimal 10 hari setelah pemungutan suara. Pihaknya akan bekerja keras mendata dan memetakan wilayah untuk pelaksanaan PSS tersebut sebelum 24 Februari 2024.
“Untuk beberapa kecamatan yang terdampak banjir lainnya, misalnya Karangawen, Mijen, Demak, Wonosalam, Gajah. Itu kan mereka terdampak banjir tapi tidak kami lakukan penundaan karena memang masyarakatnya, pemilihnya masih di situ, KPPS juga masih di situ. Jadi hanya pergeseran saja,” ujar Siti. “Misalnya seharusnya di titik A, kita geser, selama itu masih dalam satu desa itu oke,” sambungnya.
Sebaran 27.669 pemilih yang pemungutan suaranya tertunda akibat dampak banjir:
- Wonoketingal 19 TPS, 4.882 pemilih
- Cangkringrembang 9 TPS, 2.074 pemilih
- Cangkring 15 TPS, 3.796 pemilih
- Undaan Kidul 9 TPS, 2.074 pemilih
- Undaan Lor 7 TPS, 1.671 pemilih
- Ngemplik Wetan 8 TPS, 1.865 pemilih
- Wonorejo 18 TPS, 4.488 pemilih
- Karanganyar 19 TPS, 4.672 pemilih
- Ketanjung 4 TPS, 829 pemilih
- Selain itu, sebanyak 18 TPS di enam kecamatan pindah lokasi lantaran titik semula terendam banjir. Tepatnya di Kecamatan Karangawen, Sayung, Karangtengah, Gajah, Mijen, dan Demak.





