Gunung Api Ruang Kembali Erupsi, Bandara Sam Ratulangi Masih Ditutup

Gunung Ruang dilaporkan meletus kembali pada Sabtu (20/4/2024) dini hari WITA. Foto: BPBD Kabupaten Sitaro

Citra satelit Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menunjukkan sebaran abu letusan Gunung Ruang mengarah ke Barat, Barat Laut, Timur Laut dan Tenggara menutupi Manado dan Minahasa Utara. “Diperpanjangnya penutupan sementara operasional Bandara Sam Ratulangi ini atas kesepakatan bersama Kepala Otoritas Bandara, General Manager AirNav, BMKG, dan Badan Usaha Angkutan Udara (BUAU) yaitu PT. Garuda Indonesia, Lion Air Group, PT. Citilink Indonesia dan PT. Transnusa Aviation Mandiri,” kata Kepala Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah VIII Manado, Ambar Suryoko (19/4/2024).

Penanganan penumpang oleh BUAU dilakukan dengan opsi reschedule atau refund berlangsung dengan aman dan tertib. “Kami masih terus memantau perkembangan dari erupsi Gunung Ruang, dan berkoordinasi dengan stakeholder terkait dalam penanganan force majeure ini untuk mengantisipasi tindakan yang diperlukan demi memastikan keselamatan, keamanan dan kenyamanan penerbangan,” tuturnya.

Ditjen Perhubungan Udara telah menerbitkan Surat Edaran nomor SE 15 Tahun 2019 tentang Pelaksanaan Penerbangan pada Keadaan Force Majeure.  “Penutupan operasional Bandara Samratulangi kami sesuaikan dengan kondisi terupdate, dan kami berharap masyarakat khususnya calon penumpang dapat memaklumi kondisi force majeure ini demi keselamatan penerbangan. Semoga semua kembali normal dan kondusif,” pungkas Ambar.

Bacaan Lainnya

BNPB  debu vulkanik dari Gunung Ruang telah teramati menyebar hingga Kabupaten Minahasa Utara pada Kamis kemarin (18/4). Beberapa kecamatan terkena dampak debu vulkanik, termasuk Kecamatan Likupang Barat, Wori, Likupang Timur, dan Likupang Selatan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Minahasa Utara mengimbau warga untuk menggunakan masker dan tetap tenang, terutama dalam menghadapi informasi palsu.

Pos terkait