“Kami sama-sama mencerdaskan anak bangsa, tetapi perlakuannya berbeda,” kata Fauzan.
FGSNI berharap Kemenkeu menambah anggaran fungsi pendidikan Kemenag untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia guru madrasah swasta serta membuka skema PPPK dan ASN yang lebih adil.
Ancam Aksi Nasional
Di akhir audiensi, FGSNI yang terdiri dari perwakilan pengurus dari berbagai daerah—antara lain Kabupaten Pesawaran (Lampung), Pandeglang, Tangerang, Kebumen, dan Temanggung—menyatakan akan menggelar aksi unjuk rasa nasional jika tuntutan mereka tidak direspons secara bijak dan adil.
Audiensi FGSNI dengan Direktorat Anggaran Kemenkeu tersebut diterima oleh Biro Humas Kemenkeu RI bersama jajaran staf. Pihak Kemenkeu menyatakan menyambut baik aspirasi yang disampaikan dan berkomitmen meneruskannya kepada pimpinan.
“Karena persoalan ini bukan hanya menjadi konsen satu kementerian, tetapi lintas kementerian,” ujar perwakilan Kemenkeu.***





