Italia, juara bertahan Piala Eropa, tidak kalah bersemangatnya. Kemenangan 2-1 atas Albania meski kebobolan gol tercepat dalam sejarah Piala Eropa menunjukkan ketahanan dan semangat juang Azzurri. Alessandro Bastoni dan Nicolò Barella menjadi pahlawan dalam laga tersebut, membalikkan keadaan setelah tertinggal di detik ke-23.
Luciano Spalletti, pelatih Italia, menegaskan pentingnya setiap pertandingan: “Ketika Anda bermain di Piala Eropa, semua pertandingan adalah final, semua pertandingan unik, semua pertandingan adalah sesuatu yang perlu diingat,” tandasnya.
Menurut dia, Italia akan memainkan sepak bola yang sama saat mengalahkan Albania. ”Saya yakin bahwa jika kami menyerahkan bola kepada mereka, itu akan berakhir buruk bagi kami. Jadi kami harus mengambil inisiatif dan melihat apakah kami mampu melakukannya melawan lawan yang hebat,” kata mantan pelatih Napoli itu.
Sejarah Pertemuan: Rekor dan Statistik
Dalam 40 pertemuan sebelumnya, Spanyol mencatatkan 13 kemenangan, sementara Italia menang 11 kali dengan 16 hasil imbang. Italia mencetak 46 gol, sedikit lebih banyak dari Spanyol yang mencetak 45 gol. Pertemuan terakhir mereka di semifinal Piala Eropa 2020 berakhir dengan kemenangan Italia melalui adu penalti, tetapi Spanyol berhasil membalas dendam di UEFA Nations League dengan kemenangan 2-1 dua kali berturut-turut.
Pertandingan ini diprediksi akan berlangsung ketat dan menegangkan. Spanyol dengan gaya bermain mereka yang cepat dan Italia dengan pertahanan kokoh dan serangan balik mematikan akan saling beradu strategi. Keputusan taktis dari kedua pelatih, De la Fuente dan Spalletti, akan sangat menentukan hasil akhir laga ini.





