Mengubah Cibiran Menjadi Juara: Kisah Vivian Indrawaty, Atlet Esports Putri Timnas Indonesia

Atlet Esport andalan Indonesia Vivian Indrawaty mengaku ingin masuk Olimpiade. Foto:Kemenpora

Kini, Vivian membawa harapan besar untuk meraih gelar juara dunia di ajang IESF WEC 2024. “Persiapan sudah 99 persen. Fokus kami adalah bermain kompak, saling menghormati, dan menghindari kesalahan sekecil apa pun. Targetnya jelas, menang dan kibarkan Merah Putih di negeri orang,” tegasnya penuh semangat.

Di tengah perjalanan kariernya yang terus menanjak, pandangan keluarga terhadap Vivian pun berubah. Ibunya yang dulu sempat meragukan kini menjadi pendukung setia. “Sekarang mamah sudah bangga. Beliau bahkan sering cerita ke orang-orang tentang prestasi aku yang dulu cuma main game di HP, sekarang bisa membawa nama Indonesia,” katanya.

Vivian juga ingin memotivasi generasi muda yang bercita-cita menjadi atlet esports profesional. “Sekarang anak-anak muda lebih mudah karena sudah ada contoh seperti kami. Tinggal tekun latihan, disiplin, dan jangan gampang menyerah. Kalau suka dan cinta sama game ini, teruslah konsisten. Hasilnya pasti akan mengikuti,” pesannya.

Bacaan Lainnya

Dengan semangat tinggi, Vivian berharap esports bisa terus berkembang di Indonesia. “Target aku ke depan, maunya juara terus, termasuk di Olimpiade nanti,” tutupnya penuh optimisme.

Bagi Vivian, esports bukan sekadar permainan, melainkan medan pembuktian diri, kerja keras, dan dedikasi. Ia menunjukkan bahwa mimpi yang dianggap mustahil bisa menjadi kebanggaan, asalkan dijalani dengan tekun dan penuh keyakinan.***

Pos terkait