Dana Obligasi Global Danantara Cair Kamis, Investor AS Borong Terbesar

CEO Danantara Rosan Roeslani. (Setneg)
Danantara akan menerima dana USD1,5 miliar dari obligasi global perdana pada 18 Juni 2026. Permintaan melonjak tiga kali lipat, investor Amerika Serikat dominan dengan porsi 38 persen.

Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara akan menerima dana hasil penerbitan obligasi global perdana senilai USD1,5 miliar pada Kamis, 18 Juni 2026. Amerika Serikat menjadi pembeli terbesar, membalik tren historis investasi obligasi Indonesia yang biasanya didominasi Asia.

CEO Danantara Rosan Roeslani mengonfirmasi hal itu dalam konferensi pers di Kompleks Istana Kepresidenan, Senin (15/6/2026). “Tanggal 11 kemarin kita sudah penandatanganan, dan tanggal 18 dananya akan masuk ke dalam rekening Danantara,” ujarnya.

Bacaan Lainnya

Penerbitan ini awalnya dipatok USD1 miliar. Namun, proses penghimpunan pesanan melonjak hingga USD4,6 miliar atau lebih dari tiga kali lipat target. Danantara akhirnya meningkatkan nilai penerbitan menjadi USD1,5 miliar yang dibagi dalam dua seri.

Seri tenor 5 tahun senilai USD750 juta memiliki imbal hasil 5,35 persen. Sementara seri tenor 10 tahun senilai USD750 juta memiliki imbal hasil 5,95 persen. Rosan menyebut hasil ini jauh lebih kompetitif dari proyeksi awal yang memperkirakan imbal hasil di kisaran 6 hingga 7 persen.

AS Kalahkan Asia

Investor Amerika Serikat mendominasi pembelian dengan porsi 38 persen untuk seri tenor 5 tahun. Eropa, Timur Tengah, dan Afrika menyerap 41 persen, sedangkan Asia hanya 21 persen.

Dari sisi profil pembeli, mayoritas adalah manajer aset dan manajer dana sebesar 72 persen, diikuti institusi asuransi dan dana pensiun 25 persen. Danantara sebelumnya melakukan pertemuan dengan 122 investor global di Hong Kong, Singapura, Boston, London, dan New York.

Rosan menegaskan capaian ini menjadi bukti kepercayaan pasar internasional terhadap fundamental ekonomi Indonesia. “Ini membuktikan bahwa kepercayaan investor terhadap Indonesia tinggi, dan ini terbukti, ini riil,” katanya.***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan