Kebijakan pencabutan anggaran uang makan MANPK Makassar memicu polemik. Di tengah proyek Makan Bergizi Gratis, beban biaya kini dialihkan ke wali murid.
Kategori: Opini
Jalur Kepala Dinas Anak Bupati Malang
Anak bupati jadi kepala dinas. Sah secara prosedur, tapi terasa tak adil. Ini opini tentang dua cermin yang tak kunjung damai.
Ironi Kemandirian MANPK: Saat Negara Mundur dan Harapan Siswa Berprestasi Terkubur
Penghapusan beasiswa MANPK atas nama kemandirian mengancam akses pendidikan unggulan. Ketahui bagaimana negara seolah lepas tangan dari pendidikan.
Damai Itu Sederhana: Keajaiban Halalbihalal Penunduk Ego Manusia
Halal bihalal bukan sekadar tradisi Lebaran, tetapi mekanisme sosial yang meredam ego, mempererat relasi, dan menggerakkan ekonomi empati di tengah era digital yang kian menjauhkan kedekatan manusia.
Negara dengan Zirah Pertahanan Spiritual
Membedah zirah pertahanan Iran: perpaduan benteng geografis ekstrem, militer asimetris, dan doktrin spiritual revolusioner yang mustahil ditaklukkan.
Merayakan Fitrah Manusia: Refleksi Pelembutan Hati dan Idulfitri Setiap Hari
Temukan makna terdalam Idulfitri bersama Cak Nun. Lewat proses pelembutan hati dan silaturahim, kita bisa merayakan fitrah manusia setiap harinya.
Anatomi Mudik: Akar Sejarah, Sosial, dan Ekonomi Pemudik
Mudik Lebaran lebih dari sekadar pulang kampung. Temukan analisis mendalam dari sisi sejarah, sosiologi, dan budaya di balik tradisi tahunan masyarakat Indonesia.
Naluri Perang Manusia: Kegagalan Institusi Global dan Ambisi Semu AS di Iran
Analisis mendalam tentang kegagalan PBB dan Board of Peace dalam mencegah konflik AS-Iran, serta tinjauan filosofi perang modern dan ketahanan sistem Iran.
Seorang Guru Bernama Eric Ireng
Selamat jalan, Mas Eric Ireng.
Terima kasih telah mengajari kami bahwa memotret bukan sekadar menekan tombol. Ia adalah soal kesabaran, keberanian, dan kerendahan hati.
Bukan Sekadar Pabrik Prestasi, Madrasah Harus Berani Meruntuhkan Dikotomi Ilmu
Madrasah hari ini terjebak pada simbol prestasi. Saatnya mengakhiri dikotomi ilmu agama dan sains demi mencetak generasi peradaban yang kritis dan berakhlak.
Tidak Ada Pos Lagi.
Tidak ada laman yang di load.









