Danantara Housing Expo menawarkan uang muka mulai 1 persen, bunga mulai 2,75 persen, dan tenor hingga 30 tahun. Penawaran itu tidak berlaku seragam untuk seluruh rumah dan pemohon.
Penawaran bunga Kredit Pemilikan Rumah mulai 2,75 persen per tahun menjadi salah satu daya tarik Danantara Housing Expo 2026 yang berakhir pada Minggu, 30 Agustus 2026. Pameran di Nusantara International Convention Exhibition, PIK 2, Tangerang, juga menawarkan uang muka mulai 1 persen dan tenor pembiayaan hingga 30 tahun.
Dalam keterangan resminya, Danantara Indonesia menyatakan DP 1 persen, bunga 2,75 persen, dan tenor 30 tahun hanya tersedia pada program dan produk tertentu. Keterangan publik tersebut belum memerinci berapa lama bunga 2,75 persen berlaku, produk bank mana yang menggunakannya, serta besaran bunga setelah periode promosi berakhir.
Danantara menyebutkan masyarakat dapat berkonsultasi dengan lembaga keuangan peserta dan mengajukan pembiayaan secara langsung di lokasi pameran. Calon pembeli perlu memeriksa simulasi cicilan sampai masa kredit berakhir, termasuk kemungkinan perubahan bunga dan kenaikan angsuran.
Cicilan Bertahap dan Rumah Subsidi
Selain bunga rendah, pameran menawarkan skema angsuran bertahap atau step-up. Dalam skema ini, cicilan dibuat lebih ringan pada masa awal kredit, kemudian meningkat pada periode berikutnya sesuai perjanjian. Cicilan awal yang rendah tidak menggambarkan seluruh beban pembayaran selama masa kredit.
Tidak semua pembiayaan dalam pameran menggunakan bunga promosi 2,75 persen. Dalam akad KPR massal yang melibatkan 200 calon pemilik rumah, bank-bank Himbara, dan pengembang, sebagian besar rumah disebut memiliki harga rata-rata sekitar Rp166 juta. Pembiayaannya menggunakan bunga tetap 5 persen sampai kredit berakhir.
Persyaratan KPR subsidi antara lain pemohon dan pasangannya belum memiliki rumah, belum pernah menerima subsidi pembiayaan perumahan, serta memenuhi batas penghasilan yang ditetapkan pemerintah. Permohonan tetap melewati pemeriksaan Sistem Layanan Informasi Keuangan dan analisis kemampuan membayar oleh bank.
Jumlah Hunian Bertambah Menjadi 360 Ribu Unit
Setelah pameran dibuka pada Kamis, 27 Agustus 2026, jumlah hunian yang ditawarkan bertambah menjadi lebih dari 360 ribu unit dari lebih dari 130 pengembang BUMN dan swasta. Dari ekosistem BUMN, 12 pengembang menawarkan lebih dari 16 ribu unit dalam 98 proyek di 23 provinsi dengan nilai persediaan Rp9,79 triliun.
Pilihan yang ditawarkan tidak seluruhnya berupa rumah murah. Pameran mencakup rumah subsidi, hunian keluarga, apartemen, hingga properti premium. Harga, lokasi, status pembangunan, legalitas proyek, dan skema pembiayaan berbeda pada setiap unit.
Calon pembeli perlu meminta secara tertulis lama berlakunya bunga promosi, bunga setelah promosi, cicilan tertinggi selama tenor, dan total pembayaran sampai kredit lunas. DP 1 persen mengurangi dana awal, tetapi bagian harga rumah yang dibiayai melalui utang menjadi lebih besar.***





