Dosen Sejarah Universitas Syekh Nawawi Banten ini menambahkan, lomba baca kitab kuning bidang Fiqh Siyasah bisa menjadi momentum transformatif pesantren. “Keterlibatan aktif pesantren dan para kiai dalam diskursus kebangsaan adalah keharusan. Karena itu Imam al-Mawardi dalam Al-Ahkam As-Sulthaniyah membahas khusus Wajibatul Ummah Nahwal Khalifah,” tandasnya.
Peserta lomba merupakan santri putra dan putri berusia maksimal 21 tahun. Pendaftaran dibuka hingga 31 Oktober 2025, dengan kitab wajib di antaranya Ahkam al-Sulthaniyyah, Ghiyatsul Umam, dan Siyasah al-Syar’iyyah.***





