Benarkah Terapi Urine punya Manfaat Kesehatan? Simak Mitos dan Fakta Medisnya

Bahaya Melakukan Terapi Urine

Minum air kencing dapat menyebabkan masalah kesehatan, antara lain:

  1. Infeksi

Sebuah studi yang melibatkan 100 orang anak kecil menemukan bahwa terdapat berbagai bakteri dalam urine. Beberapa bakteri yang ditemukan, antara lain: Salmonella. Pseudomonas. Shigella. Escherichia coli. Staphylococcus. Ketika orang yang memiliki sistem imun lemah konsumsi air kencing, maka risiko terkena infeksi juga akan meningkat.

  1. Dehidrasi

Dalam urine terdapat garam dalam jumlah yang signifikan dan konsentrasinya akan bertambah ketika Anda mengalami dehidrasi.  Konsumsi garam berhubungan dengan rasa haus. Semakin tinggi sodium dalam tubuh, maka Anda akan semakin merasa haus.  Konsumsi air seni yang mengandung garam dalam jumlah tinggi dapat membuat Anda semakin haus.

  1. Bersifat Racun

Sistem urinaria atau saluran kemih bekerja untuk mengeluarkan racun dalam tubuh. Ketika ada zat berbahaya dalam tubuh, ginjal akan menyaringnya dan mengeluarkannya lewat air kencing.  Minum air kencing berarti Anda minum zat beracun yang ingin dikeluarkan oleh tubuh. Hal ini akan memicu kerusakan ginjal karena organ ini harus bekerja lebih keras akibat konsentrasi racun yang semakin tinggi.

  1. Mengganggu Kerja Obat

Banyak sisa obat yang dikeluarkan melalui urine ketika tubuh selesai memprosesnya. Jika Anda konsumsi urine yang mengandung obat, itu artinya Anda sama saja dengan minum obat tersebut ke dalam tubuh. Saat Anda minum obat yang sama, maka itu berarti jumlah obatnya akan melebihi dari yang diresepkan. Kondisi ini akan menyebabkan reaksi buruk pada tubuh. Pada akhirnya, jika Anda ingin mendapatkan manfaat dari kandungan tertentu dalam urine, sebaiknya pilihlah alternatif lainnya, misalnya menggunakan urea sintetis yang banyak terdapat pada produk perawatan kulit.

Demikian mitos dan fakta medis terapi urine. Semoga bermanfaat.mg05

 

__FOTO:ILustrasi Urine:Canva