Dalam konteks wilayah administrasi kenegaraan dan pertumbuhan ekonomi, mungkin saat ini Kabupaten Jombang, Jawa Timur, — baca selengkapnya
Penulis: Faried Wijdan
Kemerdekaan Bangsa Indonesia dan Lahirnya NKRI adalah Dua Momen Berbeda yang Wajib Diperingati
Jamak di Republik ini setiap tanggal 17 Agustus diperingati sebagai Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI). Padahal, tradisi yang sudah berpuluh tahun diselenggarakan ini sebenarnya merupakan sebuah kekeliruan. Cacat sejarah.
Buntut Polemik PCNU Jombang, PBNU Copot Wakil Ketua PWNU Jawa Timur
JAKARTA—Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mencopot KH Abdussalam Shohib atau Gus Salam dari jabatan Wakil — baca selengkapnya
Gus Dur dan 4 Versi Tanggal Lahir
Menurut catatan resmi negara, KH. Abdurrahman Wahid alias Gus Dur lahir pada 4 Agustus 1940. — baca selengkapnya
Peci Hitam Bung Karno: Simbol Perlawanan terhadap Penjajahan dan Kebotakan
Sukarno identik dengan outfit berupa peci hitam. Apa pun busana yang dia kenakan, peci hitam — baca selengkapnya
Sukarno dan Bulan Muharram (2–Habis): Dua Pusaka Bung Karno Dijamas Setiap Akhir Bulan Suro
Presiden Sukarno adalah seorang insinyur yang rasional. Meski begitu, kehidupan sehari-harinya tak bisa lepas dari — baca selengkapnya
Sukarno dan Bulan Muharram (1): Menghormati Muharram karena Kagum terhadap Perjuangan Muhammad dan Husein
Presiden Pertama Indonesia Sukarno adalah pengagum Nabi Muhammad Saw. Menurutnya, Muhammad bin Abdullah adalah figur yang — baca selengkapnya
Sukarno dan Kuliner (4–Habis): Cinta Daun Singkong Muda, Gemar Makan Langsung dengan Tangan Tanpa Sendok-Garpu
Presiden Sukarno tak pernah pernah pusing soal makanan. Namun, tiada makanan yang membuat Bung Karno — baca selengkapnya
Sukarno dan Kuliner (3): Pecinta Menu Indonesia ‘Next Level’, Agak ‘Alergi’ Makanan Barat
Sukarno sangat menyukai momentum berada di atas meja makan. Ia senang melihat makanan diletakkan satu — baca selengkapnya
Sukarno dan Kuliner (2): Giat Kampanye Kuliner Nusantara hingga ‘Nasionalisasi’ Resep Barat
Jauh sebelum istilah gastrodiplomas—yaitu diplomasi memanfaatkan makanan atau tata boga—populer setelah Presiden Jokowi menerapkannya saat — baca selengkapnya
Tidak Ada Pos Lagi.
Tidak ada laman yang di load.









