AS-Inggris Bombardir Basis Militer Houthi, Begini Nasib 4.866 WNI di Yaman
Kementerian Luar Negeri RI mengonfirmasi telah terjadi serangan ke beberapa titik di Yaman yang merupakan wilayah-wilayah operasi militer Houthi (12/1), antara lain Sanaa, Hudaidah, Dhammar, Sa’da Hajjah, dan Taiz.
KBRI Muscat yang memiliki wilayah kerja di Yaman memantau perkembangan situasi keamanan di Yaman dan kondisi para WNI. Hingga Jumat (12/1/2024), tidak ada WNI yang dilaporkan menjadi korban dalam serangan dimaksud.
Tercatat 47 WNI berdomisili di wilayah yang mendapat serangan dengan sebaran di Sanaa (15 orang), Hudaidah (19 orang) dan Dhammar (13 orang). Berdasarkan komunikasi dg para WNI tersebut, mereka dalam keadaan baik dan aman.
KBRI melalui siaran resmi, Jumat (12/1/2024), akan terus berkoordinasi dengan otoritas setempat dan berkomunikasi dengan komunitas Indonesia untuk memonitor kondisi dan keselamatan para WNI.
Berdasarkan data lapor diri, terdapat sebanyak 4.866 WNI berdomisili di Yaman, mayoritas adalah mahasiswa di Wilayah Tarim Hadhramaut. KBRI Muscat telah mempersiapkan rencana kontingensi jika terjadi eskalasi lebih lanjut.
Sebelumnya, pada tanggal 2 November 2023, KBRI Muscat telah menyampaikan imbauan kepada WNI di Yaman khususnya di Wilayah Sanaa dan sekitarnya untuk meningkatkan kewaspadaan dan mengimbau dapat berpindah sementara waktu ke Yaman selatan yang lebih aman.
Sebuah pesawat tempur lepas landas untuk melakukan serangan udara terhadap fasilitas militer milik Houthi di Yaman. Hal ini dilakukan karena Houthi membajak pelayaran internasional di Laut Merah, 12 Januari 2024.___FOTO:X/REUTERS via BBC