Sedangkan Nasirul Mahasin, atau yang dikenal dengan Gus Mahasin, merupakan kiai asal Rembang, Jawa Tengah. Dia pimpinan Pondok Pesantren Al-Tahfidzal Qur’an Narukan, Rembang. Dia juga pernah menjabat sebagai Wakil Bupati Rembang periode tahun 2000-2005.
Gus Mahasin adalah kakak Gus Baha, putra sulung Kiai Nursalim. Gus Baha adalah anak ketiga. Gus Mahasin juga merupakan satu tokoh NU yang menjodohkan Anies dan Muhaimin.
Dia pernah menyatakan bahwa pasangan Anis-Cak Imin adalah wujud bersatunya Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII). Kelakar ini muncul mengingat Anies berasal dari HMI, sementara Muhaimin PMII. Kedua organisasi mahasiswa yang kerap berbeda pendapat dalam mengusung ide-ide kebangsaannya.
“Bahasanya teman-teman kalau ngeledek saya, katanya ini bersatunya HMI dan PMII,” kata Gus Mahasin, dikutip dari Channel Youtube NBW (Novel Baswedan dan Bambang Widjojanto), Ahad (17/9).
Sementara itu, nama KH. Said Aqil Siradj di Timnas AMIN itu tidak muncul. Padahal, Wakil Ketua Umum PKBJazilul Fawaid pernah menyampaikan harapan agar Said Aqil bisa menjadi bagian Timnas AMIN.
“Tentu kami juga berharap, misalkan Kiai Aqil Siradj ada di tim resmi pasangan AMIN. Karena beliau kan tidak punya kaitan dengan jabatan. Beliau memang tokoh yang selama ini dituakan, dan beliau selama ini memberikan arahan dukungan kepada pasangan AMIN,” kata Jazilul, pada 23 Oktober 2023 lalu.
Jazilul ketika itu sempat mengatakan Kiai Said kemungkinan akan menjadi bagian Timnas AMIN. Dia meminta semuanya untuk menunggu pengumuman timnas AMIN secara formal.
“Sudah ada komunikasi, sudah ada istilahnya pendekatan-pendekatan. Namun, tentu harus final ya. Nanti finalnya setelah semuanya tersusun secara rapi. Saya senang secara pribadi. Apalagi kalau Kiai Said jadi Ketua Timnas, sangat senang sekali. Untuk menjadi posisi Timnas beliau masih pertimbangkan,” imbuhnya.
Namun, faktanya, nama Said Aqil tidak muncul ketika Timnas AMIN diumumkan.
—Wijdan—





