Jumlah korban tewas akibat banjir dahsyat di sepanjang Sungai Bhote Koshi, Nepal, Rabu (26/8/2026)) pagi waktu setempat, terus bertambah. Informasi terbaru, sedikitnya 289 orang meninggal dunia, sementara pencarian terhadap warga yang masih hilang terus dilakukan di sejumlah distrik terdampak.
Jenazah korban terus ditemukan di sepanjang tepian sungai dan wilayah hilir. Besarnya dampak bencana membuat aparat memperkirakan masih terdapat banyak korban yang belum ditemukan.
Kantor Polisi Distrik Nawalparasi (Bardaghat Susta Purba) melaporkan telah menemukan 81 jenazah. Sebanyak 55 jenazah telah ditempatkan di tujuh rumah sakit di distrik tersebut, sedangkan 26 lainnya masih berada di lokasi penemuan dan tengah dipersiapkan untuk dievakuasi.
Seperti dilansir Nepal News, dari jenazah yang ditemukan di Nawalparasi, 22 merupakan perempuan dewasa, 33 laki-laki dewasa, enam anak laki-laki, dan sembilan anak perempuan. Sebanyak 11 jenazah lainnya belum dapat diidentifikasi karena kondisinya.
Sebelumnya, aparat melaporkan penemuan jenazah di sejumlah distrik lain, yakni 108 di Chitwan, 15 di Nawalparasi (Bardaghat Susta Paschim), 27 di Dhading, 20 di Gorkha, 12 di Nuwakot, sembilan di Tanahun, dan 17 di Rasuwa.
Tim gabungan dari Angkatan Darat Nepal, Angkatan Kepolisian Bersenjata, dan Kepolisian Nepal terus menyisir tepian sungai serta sejumlah titik yang berpotensi menjadi lokasi korban.
Di Sungai Narayani, tim penyelamat dilaporkan telah menemukan 121 jenazah hingga Kamis sore.
Hampir 100 Warga China Hilang
Bencana tersebut juga berdampak terhadap warga negara asing. Hampir 100 warga negara China masih dinyatakan hilang di wilayah perbatasan Nepal setelah banjir bandang menerjang kawasan tersebut.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Lin Jian, mengatakan Kedutaan Besar China di Nepal tengah berkoordinasi dengan otoritas Nepal untuk memverifikasi informasi mengenai warga yang hilang.
Kedutaan juga berkoordinasi langsung dengan petugas darurat setempat dalam upaya pencarian dan penyelamatan.
Selain warga China, lebih dari 600 warga negara asing dan peziarah dilaporkan masih belum diketahui keberadaannya di sejumlah distrik wilayah Himalaya yang terdampak bencana.
Tiga Orang Tewas di Sisi China
Bencana juga berdampak ke wilayah China di sekitar perbatasan. Otoritas setempat melaporkan tiga orang meninggal dunia, dua orang berhasil diselamatkan, dan 558 orang masih hilang di sekitar kawasan pelabuhan.
Tim tanggap darurat, Tentara Pembebasan Rakyat (PLA), serta tim bantuan khusus telah dikerahkan ke wilayah tersebut.
Operasi pencarian dan penyelamatan di kedua sisi perbatasan menghadapi kondisi sulit. Hujan deras masih berlangsung, sementara medan yang berat dan ancaman tanah longsor susulan menghambat proses evakuasi.
Sementara pencarian korban terus berlangsung, aparat juga melakukan identifikasi terhadap jenazah yang ditemukan serta menyiapkan proses penyerahan kepada keluarga.
Bencana Sungai Bhote Koshi kini menjadi salah satu tragedi banjir paling mematikan di kawasan tersebut, dengan pencarian korban yang masih berlangsung di sepanjang aliran sungai dan wilayah hilir.***





