Data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Bank Indonesia pada Selasa, 4 Agustus 2026, mencatat kenaikan hampir seluruh komoditas pangan utama di pasar tradisional. Lonjakan paling tajam terjadi pada bawang dan cabai.
Harga beras kualitas medium I naik 13,72 persen menjadi Rp18.650 per kilogram. Beras kualitas bawah I meningkat 11,49 persen menjadi Rp16.500 per kilogram. Beras kualitas super II naik 11,66 persen menjadi Rp19.150 per kilogram. Seluruh kelompok kualitas beras mencatatkan kenaikan.
Lonjakan paling tajam terjadi pada bawang dan cabai. Harga bawang merah ukuran sedang melonjak 48,65 persen menjadi Rp60.650 per kilogram. Bawang putih ukuran sedang naik 36,09 persen menjadi Rp57.500 per kilogram.
Cabai merah besar mengalami kenaikan 57,84 persen menjadi Rp77.500 per kilogram. Cabai merah keriting naik 9,03 persen menjadi Rp52.500 per kilogram. Cabai rawit merah meningkat 24,2 persen menjadi Rp67.500 per kilogram. Hanya cabai rawit hijau yang tercatat turun 6,16 persen menjadi Rp48.750 per kilogram.
Protein Hewani dan Gula Ikut Terdorong
Kelompok protein hewani juga mencatatkan kenaikan. Daging ayam ras segar naik 19,8 persen menjadi Rp47.500 per kilogram. Telur ayam ras segar meningkat 22,8 persen menjadi Rp36.350 per kilogram.
Daging sapi kualitas I naik 14,16 persen menjadi Rp172.500 per kilogram. Daging sapi kualitas II meningkat 19,63 persen menjadi Rp170.000 per kilogram. Gula pasir kualitas premium naik 17 persen menjadi Rp23.750 per kilogram.
Minyak goreng kemasan bermerek I meningkat 15,84 persen menjadi Rp28.150 per liter. Minyak goreng curah justru turun 3,66 persen menjadi Rp19.750 per liter.
Data tersebut dihimpun dari pantauan harga di tingkat pedagang eceran secara nasional. Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari Badan Pangan Nasional maupun Kementerian Perdagangan yang secara khusus menanggapi lonjakan harga pada hari ini.
Angka-angka sudah terbuka. Penjelasan resmi masih ditunggu.***





