Presiden Prabowo mendadak memanggil Kapolri, Panglima TNI, Jaksa Agung, hingga Kepala BIN ke Istana Sabtu malam, di tengah rivalitas Polri-Kejaksaan mengusut kasus eks Jampidsus Febrie Adriansyah.
Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah pejabat tinggi negara ke Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Sabtu (11/7/2026) malam. Pertemuan berlangsung sangat terbatas dan tertutup dari media.
Berdasarkan pantauan di lokasi, Prabowo mulai memanggil para pejabat sejak pukul 19.00 WIB. Rombongan meninggalkan Istana pukul 22.10 WIB dengan pengawalan ketat Polisi Militer, sebagian lewat pintu depan Istana Merdeka dan sebagian lewat pintu belakang.
Pejabat yang hadir antara lain Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Jaksa Agung ST Burhanuddin, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin, dan Panglima TNI Agus Subiyanto. Turut hadir Kepala BIN Muhammad Herindra, Kepala Bapisus Aries Marsudiyanto, Wakapolri Dedi Prasetyo, serta Wakil Panglima TNI Tandyo Budi Revita.
Hingga kini, Istana belum memberikan keterangan resmi soal agenda pertemuan tersebut.
Pemanggilan ini terjadi di tengah ketegangan antara Polri dan Kejaksaan Agung terkait kasus mantan Jampidsus Febrie Adriansyah. Febrie dan pihak swasta Don Ritto ditetapkan tersangka oleh Kortastipidkor Polri dalam tiga perkara korupsi dan TPPU terkait batu bara, Asabri, dan Krakatau Steel.
Penetapan tersangka menyusul penggeledahan 13 lokasi pada Rabu (8/7/2026), termasuk kediaman Febrie di Sentul, Bogor, serta Kafe de’Clan Signature di Cipete, Jakarta Selatan. Dari rumah Sentul, polisi menyita uang tunai SGD 3,13 juta, USD 889.965, dan Rp 259,1 juta.
Kasus ini juga memicu friksi kelembagaan setelah puluhan anggota TNI diduga mendatangi Mapolda Metro Jaya, Kamis (9/7/2026) dini hari — meski dibantah Kapuspen TNI.
Instruksi Soliditas Penegak Hukum
Ketua Komisi III DPR Habiburokhman mengungkap arahan Prabowo, Sabtu (11/7/2026). Presiden menginstruksikan seluruh elemen penegak hukum tetap solid dan bekerja maksimal, tanpa dipengaruhi ego sektoral.
Menindaklanjuti arahan itu, Habiburokhman memfasilitasi pertemuan Kortastipidkor Polri dengan Jampidsus Kejagung untuk meredam gesekan. DPR juga menitipkan dukungan penuh kepada Plt Jampidsus Rudi Margono.





