XPeng Pamer Robot Humanoid Berjalan Malenggang, Tesla Unjuk Robot Berlari di Laboratorium

Robot Optimus milik Tesla berlari di dalam ruang laboratorium. Foto:Tangkapan Layar Tesla
Persaingan di dunia robotika humanoid semakin panas. XPeng menampilkan robot humanoid IRON yang mampu berjalan malenggang dengan gerakan halus seperti manusia, sementara Tesla melalui proyek Optimus memperlihatkan robotnya berlari lancar di laboratorium.

Dalam unggahan X resmi @XPengMotors, perusahaan menyoroti gerakan unik IRON. “Mengapa semua orang menggulung celana mereka di stan XPENG? Semua dimulai saat IRON memperlihatkan kaki berbahan logam telanjangnya — membuktikan bahwa ia bukan manusia. Gerakan sederhana ini menjadi simbol dukungan bagi penggemar XPENG,” tulis akun tersebut pada 26 November 2025 lalu.

Akun @TheHumanoidHub menambahkan, generasi berikutnya IRON mampu melintasi “lembah misterius”, hingga membuat beberapa orang percaya itu adalah manusia berpakaian robot. Untuk membuktikan statusnya sebagai robot, CEO XPeng He Xiaopeng membedah kulit kaki IRON di depan penonton sebelum robot itu berjalan meninggalkan panggung.

Sementara itu, video terbaru Tesla Optimus yang dirilis, Rabu, 3 Desember 2025, menampilkan robot humanoid ini berlari sekitar 5 mph dengan gerakan menyerupai manusia. Proyek Optimus yang berjalan sejak 2021 difokuskan untuk tugas berbahaya atau repetitif. Menurut studi IEEE, efisiensi gerak robot humanoid dapat mengurangi downtime pabrik hingga 50 persen. Namun, para ahli menekankan tantangan terbesar adalah skalabilitas produksi agar robot dapat diterapkan luas di industri.

Akun @xPhoenix menyoroti perbandingan kedua robot. IRON berpenampilan feminin dengan gerakan halus dan daya tarik hangat, setara dengan ketangkasan tangan Optimus yang memiliki 22 derajat kebebasan (DoF) per tangan. IRON menggunakan baterai solid-state berkapasitas 500 Wh/kg, lebih unggul dari Optimus untuk operasi manual tanpa kabel lebih lama.

Mobilitas IRON mencapai 82 DoF di seluruh tubuh, memungkinkan gerakan halus untuk tugas seperti membimbing atau menyapa pelanggan. Optimus fokus pada tenaga kerja di pabrik atau operasi manual berat. Xpeng menargetkan produksi massal IRON pada akhir 2026 dengan rencana awal sebagai asisten toko, kemudian meningkat hingga 1 juta unit per tahun pada 2030. Optimus masih prototipe dengan ambisi lebih luas, termasuk di bidang medis.

Strategi kedua perusahaan berbeda. XPeng menawarkan SDK sumber terbuka, memanfaatkan AI dari kendaraan listrik untuk akselerasi ekosistem. Tesla menerapkan pendekatan tertutup dengan data eksklusif dan skala produksi melalui Gigafactories.

Demonstrasi terbaru menegaskan perbedaan karakter kedua robot. IRON lebih ramah dan cocok untuk interaksi manusia, sedangkan Optimus dibuat untuk tugas kasar dan serba guna. Para pengamat menilai Optimus mencerminkan masa depan robot industri, meski IRON menawarkan pengalaman interaktif unik di ruang publik.