Bulan Pahlawan 2025: Dari Tjangkroekan Djoeang, Parade ‘Epic’, hingga HerockMob Siap Meriahkan Surabaya

Pemkot Surabaya menyiapkan sejumlah rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Pahlawan 10 November. Salah satu yang dinanti masyarakat luas adalah Parade Kolosal 'Surabaya Epic'. Foto:Dok Pemkot Surabaya
Semangat kepahlawanan Arek-Arek Suroboyo dalam pertempuran 10 November 1945 siap dinyalakan kembali. Menyambut Hari Pahlawan 10 November, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah menyiapkan serangkaian acara kolosal bertajuk “Surabaya Heroic Days 2025” yang akan digelar sepanjang bulan November.

Rangkaian kegiatan ini dirancang tidak hanya untuk mengenang, tetapi juga mentransformasikan nilai-nilai perjuangan heroik tersebut kepada generasi muda.

Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Surabaya, Hidayat Syah, menegaskan bahwa acara tahunan ini akan melibatkan seluruh elemen masyarakat.

“Bulan Pahlawan adalah momentum penting bagi Surabaya. Kami telah menyiapkan empat rangkaian utama, mulai dari nongkrong santai hingga parade kolosal, yang bertujuan mengajak masyarakat merefleksikan kembali makna kepahlawanan,” ujar Hidayat Syah dikutip dari laman Pemkot Surabaya, Sabtu, 1 November 2025

Bacaan Lainnya

Rangkaian pembuka adalah Tjangkroekan Djoeang, sebuah forum kumpul santai bernuansa nostalgia di Halaman Tugu Pahlawan. Acara ini berlangsung pada 31 Oktober hingga 1 November 2025, pukul 16.00-21.00 WIB.

“Konsepnya adalah nongkrong yang terbuka untuk umum, dimeriahkan dengan hadirnya Pasar UMKM Tempo Dulu dan pertunjukan Layar Tancap. Kami mengajak warga menikmati malam dengan suasana tempo doeloe,” jelas Hidayat.

Puncak perayaan yang paling dinantikan, lanjut dia, adalah Parade Surabaya Juang yang akan digelar pada 2 November 2025. Parade ini akan dimulai pukul 14.00 WIB dengan mengambil rute ikonik dari Tugu Pahlawan menuju Balai Pemuda.

Parade tahun ini mengusung tema “Surabaya Epic”. Menurut Hidayat, tema ini lahir dari kesadaran bahwa perjuangan di Surabaya adalah sebuah wiracarita (epos) yang melegenda, melampaui waktu, dan menggetarkan jiwa.

“Parade ini akan merekonstruksi kembali denyut sejarah Surabaya, mulai dari kabar Proklamasi, peristiwa perobekan bendera, hingga klimaks pertempuran 10 November 1945. Ini adalah perjalanan kepahlawanan kolektif yang akan disampaikan melalui media pawai,” paparnya.

Parade kolosal ini akan menampilkan sosok Pahlawan Nasional dan dikemas dengan latar belakang budaya Nusantara sebagai simbol keberagaman Indonesia. “Peserta meliputi Veteran, Prajurit TNI/Polri, serta berbagai komunitas sejarah dan organisasi kemasyarakatan dari seluruh Surabaya,” imbuhnya.

Melengkapi rangkaian perayaan, Pemkot juga menyiapkan acara bagi para pecinta musik, yakni HerockMob pada 8 November 2025, di Plaza Internasio Kota Lama Surabaya. “Acara ini akan menampilkan perform rock dari seniman-seniman, menambah energi modern dalam perayaan kepahlawanan,” kata dia.

Sebagai upaya edukasi berkelanjutan, Pemkot Surabaya juga mengadakan Sekolah Wawasan Kebangsaan mulai 14 November di berbagai sekolah jenjang SD hingga SMP. Program ini merupakan kolaborasi antara Bangkesbangpol, Dispendik, pemerhati sejarah, dan komunitas Begandring Soerabaia.

“Seluruh rangkaian kegiatan Surabaya Heroic Days 2025 menunjukkan komitmen Pemkot Surabaya untuk merayakan Hari Pahlawan secara meriah dan bermakna, melibatkan seluruh lapisan masyarakat dalam semangat kepahlawanan yang tidak pernah padam,” pungkasnya.***

Pos terkait