JEDDAH – Pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026 di King Abdullah Sports City, Jeddah, Jumat (6/9/2024) dini hari (WIB), berakhir dengan kejutan. Timnas Indonesia berhasil menahan imbang tuan rumah Arab Saudi dengan skor 1-1.
Hasil ini tentu di luar prediksi banyak pihak, mengingat Indonesia berada di peringkat 133 FIFA, jauh di bawah Arab Saudi yang bertengger di posisi ke-56 dunia.
Arab News menyebut The Green Falcon–julukan Timnas Arab Saudi– seharusnya memenangkan pertandingan. Sayangnya, kenyataan di lapangan berkata lain. Gol cepat dari Indonesia di babak pertama lewat aksi Ragnar Oratmangoen memecah kebuntuan. Memanfaatkan umpan dari Sandy Walsh, tendangan Oratmangoen berhasil mengecoh kiper Saudi, Mohammed Al-Owais, dan mengubah skor menjadi 1-0 untuk Indonesia.
Para penonton tuan rumah yang semula yakin akan kemenangan mudah mulai cemas. Arab Saudi terus berupaya mengejar ketertinggalan. Namun peluang demi peluang gagal dimanfaatkan dengan baik. Pelatih Roberto Mancini memasukkan pemain-pemain andalannya seperti Saud Abdulhamid dan Abdulrahman Ghareeb untuk menambah daya gedor.
Namun hasilnya masih nihil. The Green Falcon akhirnya mencetak gol jelang babak pertama berakhir. Tendangan Musab Aljuwayr dari luar kotak penalti membentur Calvin Verdonk. Bola berbelok ke kanan gawang, sedangkan Maarten Paes terlanjur melompat ke kiri gawang. .
Drama terjadi di menit ke-79 ketika wasit menghadiahkan penalti untuk Arab Saudi. Sang kapten, Salem Al-Dawsari, maju sebagai eksekutor. Namun, tendangannya yang kurang sempurna berhasil ditepis dengan gemilang oleh kiper Indonesia, Marteen Paes. Penyelamatan ini menjadi momen krusial yang membuat semangat tim Garuda semakin berkobar.
Meski terus ditekan, lini belakang Indonesia yang digalang oleh Jay Idzes dan Rizki Ridho tampil solid dan disiplin. Beberapa serangan balik cepat hampir membuat Arab Saudi kembali kebobolan. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor tetap bertahan 1-1.
Dengan hasil ini, Arab Saudi harus puas berbagi poin dengan Indonesia dan kehilangan kesempatan emas untuk memimpin Grup C. Sementara itu, Timnas Indonesia di bawah arahan pelatih Shin Tae-yong membuktikan bahwa mereka bukanlah tim yang bisa dipandang sebelah mata.





