Iran memperketat keamanan dan memberi peringatan tegas kepada AS serta Israel jelang prosesi pemakaman Ayatollah Ali Khamenei guna mencegah kekacauan.
Tag: Timur Tengah
Dunia Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran, Selat Hormuz Diharapkan Kembali Aman
China, Jepang, Uni Eropa hingga PBB menyambut kesepakatan damai AS-Iran yang dinilai menjadi langkah penting bagi stabilitas Timur Tengah dan ekonomi global.
Biaya Perang Iran Tembus Estimasi USD100 Miliar
Estimasi biaya perang AS di Iran disebut menembus USD100 miliar, tetapi angka resmi Pentagon baru mengonfirmasi biaya awal USD11,3 miliar.
Iran Desak AS Turunkan Tuntutan Damai
Iran meminta AS meninggalkan tuntutan berlebihan dalam negosiasi damai. Sementara krisis Selat Hormuz masih menekan jalur energi global.
Iran Ajukan 14 Syarat Damai Permanen kepada Amerika Serikat
Iran resmi menyodorkan 14 syarat kepada Washington untuk mengakhiri perang — menolak gencatan senjata sementara dan menuntut penyelesaian total dalam 30 hari.
Trump Dinilai Kehabisan Opsi atas Iran
John Mearsheimer menilai Amerika Serikat tak lagi leluasa menekan Iran. Menurut dia, Donald Trump kini tak punya jalan keluar menarik selain mengakui kegagalan strategi.
Ulama Irak Kecam Pujian untuk Israel
Sayyid Ali al-Talqani mengecam akun media sosial yang mendoakan kehancuran Iran dan memuji Israel. Ia menilai sikap itu merusak persatuan umat Islam.
Iran Ancam Eksekusi Tahanan AS-Israel, Balas Hukuman Mati untuk Warga Palestina
Iran mengancam eksekusi tahanan AS dan Israel jika Israel menghukum mati warga Palestina. Krisis sandera ini picu kekhawatiran global di tengah perang.
Selat Hormuz Jadi Kartu Truf Iran, Dunia Terpaksa Duduk di Meja Perundingan
Iran menjadikan Selat Hormuz sebagai mesin pendapatan, sekaligus senjata geopolitik. Eropa, Jepang, dan Asia mulai berhitung: bahwa membayar harga Teheran lebih masuk akal daripada menanggung krisis energi berkepanjangan.
Benarkah Israel Menjadi Parasit bagi AS?
Mantan Direktur NCTC Joe Kent membongkar bagaimana Israel mensabotase perdamaian Timur Tengah demi agenda ekspansinya, merugikan AS dan memicu konflik.
Tidak Ada Pos Lagi.
Tidak ada laman yang di load.









