5 Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Kampus Unpri Medan, Mungkinkah untuk Studi Anatomi?

Unri Punya Rumah Sakit Sendiri

Bila melihat website-nya, Unpri punya fakultas kedokteran yang dilengkapi dengan rumah sakit pendidikan—seperti halnya di Universitas Indonesia. Fakultas ini termasuk favorit di Unpri.

“Fakultas Kedokteran Universitas Prima Indonesia merupakan Fakultas Kedokteran swasta satu-satunya di Sumatera Utara yang memiliki rumah sakit pendidikan milik sendiri (mandiri),” ungkap Dekan Fakultas Kedokteran (FK) Unpri dr. Yahwardiah Siregar, PhD dikutip dari laman resminya, Rabu (13/12/2023).

Bacaan Lainnya

Yahwardiah menjelaskan, Rumah Sakit Pendidikan FK UNPRI berdiri di satu area samping gedung FK Unpri. Tingginya 14 lantai, berkapasitas 250 bed, dengan fasilitas 6 Ruang Operasi, Ruang I.C.U, Ruang I.C.C.U, Ruang N.I.C.U, Ruang P.I.C.U, Ruang H.D.U, Radiologi (CT Scan 128 slices, Digital X-Ray, Mammography, Mobile X-Ray, USG 4D, Echo Cardiography), Hemodialisa, Cath Lab, IGD, Ruang Bersalin, Ruang Bayi Sehat, Ruang Bayi Sakit, Endoscopy, Cardiac Stress Test, Ruang Anak, 32 Poliklinik Spesialis dan Sub Spesialis, Fasilitas Rehabmedik, Apotik, Cafetaria, Laboratorium, Perpustakaan Mahasiswa, Ruang seminar, Ruang COASS, Helipad (Landasan Helikopter), dan 24 Kamar penginapan (Wisma Tamu).

Dengan fasilitas yang sangat lengkap, Rumah Sakit Pendidikan FK UNPRI akan menjadi rumah sakit utama tempat praktik mahasiswa/i FK Unpri. “Rumah sakit ini akan berfungsi penuh sebagai rumah sakit pendidikan, pelayanan masyarakat, dan penelitian,” kata Yahwardiah.

Sementara itu, Direktur Rumah Sakit Pendidikan FK Unpri (RS Royal Prima) dr. Deli Theo, SpPK, MARS mengatakan, Rumah Sakit Pendidikan FK UNPRI akan menciptakan lulusan dokter yang bermutu dan memiliki ketrampilan yang tinggi.

“Mahasiswa/i FK Unpri dididik dengan metode “early clinical exposure“, salah satu metode pembelajaran di mana mahasiswa dikenalkan pada kondisi klinik secara dini sesuai blok dan materi yang sedang dijalankan, dan sistem pembelajaran yang komprehensif antara teori dan praktek,” katanya.

Dengan adanya fakta Rumah Sakit Pendidikan DK di Unpri, barangkali bukan hal mengejutkan apabila ditemukan mayat di kampus itu. Mayat tubuh manusia biasanya kerap digunakan untuk praktik sekolah kedokteran dan penelitian.

Jika memang untuk keperluan praktik pembelajaran, dari mana mayat-mayat ini diperoleh?

Dikutip dari Cargo Jenazah Indonesia, untuk beberapa negara yang kekurangan pasokan mayat, para ahli anatomi biasanya mengimpor jenazah dari negara lain.

Pada tahun 2012, Federasi Internasional Asosiasi Ahli Anatomi (IFAA) mengeluarkan rekomendasi yang sangat jelas tentang sumbangan dan studi tubuh manusia.

IFAA menekankan pentingnya sumbangan tubuh dengan kemauan, dan juga mengimbau untuk menghentikan praktik-praktik kontroversial lainnya, seperti penggunaan tubuh-tubuh dari orang yang dieksekusi atau tubuh-tubuh yang tidak diklaim.

Praktek terakhir ini sudah banyak dikritik karena melibatkan tubuh-tubuh tanpa izin dari yang sudah meninggal dunia, dan juga dikritik karena cenderung mendiskriminasi kelompok-kelompok minoritas seperti orang yang menderita gangguan mental atau yang hidup dalam kondisi kemiskinan. IFAA berharap agar rekomendasi mereka diterapkan di seluruh dunia.

Pos terkait