Khusus untuk BLT, menurut Anna, sudah disalurkan kepada 3.745 orang buruh pabrik rokok dan 11.735 orang warga miskin. “Jadi, total ada 15 ribu lebih warga penerima bantuan berupa BLT DBHCT,” kata dia.
Sedangkan khusus bantuan peralatan usaha, tahun 2023 ini ada 826 usaha yang dibantu dari DBHCT. Ke-826 itu terdiri dari 13 jenis usaha. Ada usaha jahit, warung kopi, toko kelontong, cuci kendaraan, cucu AC, dan berbagai jenis usaha lainnya.
“Berdasarkan tagging, yang bersedia melakukan usaha sebanyak 1.118 warga. Nah, yang dibantu melalui DBHCT sebanyak 826 usaha. Lalu dibantu Bangga Surabaya Peduli dan BAZNAS Surabaya sebanyak 111. Selebihnya, sebanyak 181, kami usulkan ke Kemensos,” tegasnya.
—Foto: Pembagian BLT DBHCT Pemkot Surabaya.(SF | Yadi)





