Waduh, Di Surabaya Masih Ada 200 Titik Banjir!

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyidak salah satu proyek pemecah genangan di Surabaya. (Samudra Fakta | Supriyadi)
Setelah habis masa cuti kampanye selama dua bulan, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi kembali turun ke jalan, dengan narasi mengentaskan permasalahan banjir dan genangan di Kota Pahlawan. Dari aktivitas itu dia menemukan masih ada 200 titik banjir di Surabaya.

Setiap menjelang hujan, Eri diketahui rutin berkeliling kota untuk melihat langsung kondisi rumah pompa hingga saluran, sembari berkoordinasi dengan para muspika se-Surabaya. Pasalnya, kata Eri, saat ini masih ada 200 titik banjir hingga genangan yang menjadi prioritas utama penanganan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.

Jumat sore, 29 November 2024 lalu, ketika terjadi hujan deras dan angin puting beliung menerjang  wilayah Dharmawangsa, Manyar Tegal, dan di Surabaya barat, Eri turun ke lapangan melakukan kroscek secara langsung. Yang dicek adalah kondisi saluran hingga rumah pompa. Dia juga sempat menilik rumah-rumah warga yang terdampak angin puting beliung.

Setelah keliling kota, Eri mengatakan, banjir di kawasan Surabaya barat dan selatan, seperti Dukuh Kupang, Tengger Raya, dan Kupang Baru, masih banyak titik banjirnya.

Dan katanya, sebelum itu ada 300 titik banjir di Surabaya yang menjadi prioritas penangan pemkot. Sedangkan saat tersisa sekitar 200 titik banjir yang masih dalam penanganan pemkot ke depannya.

Bacaan Lainnya

“Karena, kan, insyaallah tinggal 200 titik. Tapi, 200 titik ada 800 wilayah di Surabaya. Maka dari itu, ini dibenahi sambil berjalan, maka dari itu, ketika ada tidak mau (dibenahi) ya sudah ditinggal,” katanya.***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *