Kisah haru rumah imam masjid di Gorontalo yang puluhan tahun nyaris roboh, akhirnya dibangun ulang oleh pemuda Shiddiqiyyah — simbol bahwa kepedulian kadang lebih nyata dari kebijakan.
Tag: Opshid FKYME
Kemerdekaan Indonesia adalah Hasil Usaha Sendiri: Pesan Mursyid Shiddiqiyyah di Peresmian 98 Rumah Syukur
Syekh Muchammad Muchtarullahil Mujtaba Mu’thi tegaskan kemerdekaan Indonesia adalah hasil usaha bangsa sendiri, disampaikan saat peresmian 98 Rumah Syukur oleh Pemuda Shiddiqiyyah di Hari Sumpah Pemuda ke-97.
Tiga Ibu Tangguh Dapat Rumah Baru: Kisah Tanem, Daricih, dan Carning yang Mengharukan
Kisah mengharukan tiga ibu tangguh—Tanem, Daricih, dan Carning—yang mendapat rumah baru dari OPSHID setelah bertahun-tahun berjuang hidup dalam keterbatasan.
Sebulan Gerak Serentak, 26 Rumah Syukur Rampung 100 Persen!
Dalam sebulan, 26 dari 97 rumah layak huni di seluruh Indonesia rampung dibangun lewat gerakan gotong royong nasional Rumah Syukur Layak Huni Shiddiqiyyah Fatchan Mubina (RSLHSFM).
Dulu Rumahnya Rapuh dan Tenggelam, Kini Berdiri Rumah Syukur untuk Sumar Sahid di Madiun
Pondasi rumah baru dibikin setinggi satu meter, untuk menyesuaikan kondisi tanah yang rawan banjir.
Setelah Dagang Gagal dan Modal Habis Buat Makan, Acin–Sanih Dapat Rumah Syukur
Untuk hidup, ia bekerja serabutan—mengangkut barang di pasar, memperbaiki genteng, atau menjadi buruh harian.
Rumah Syukur untuk Isti, Penjual Nasi Kucing yang Bertaruh Demi Rumah Layak untuk Suami Sakit
Pembangunan rumah kini memasuki minggu kedua dengan progres sekitar 20 persen.
Dari ‘Omah Kebo’ ke Rumah Baru: Dua Keluarga Bantul Akhirnya Punya Hunian Layak
Berkat gotong royong Organisasi Pemuda Shiddiqiyyah (OPSHID), mimpi mereka untuk tinggal di rumah layak mulai terwujud.
Subandiyah dan Subkhan Menyambut Rumah Syukur, Menyambut Hidup Baru
Dari gotong royong pemuda Pasuruan, lahirlah dua rumah yang sederhana tapi penuh makna. Sebuah pengingat bahwa di tengah keterbatasan, harapan tetap bisa tumbuh.
Wakil Wali Kota Ikut Tanam Batu Syukur, Rumah Syukur di Gorontalo Sah Jadi Bagian Gotong Royong Nasional
Di balik seremoni itu, tersimpan pesan simbolis. Batu yang ditanam bukan sekadar pondasi fisik, melainkan pondasi solidaritas nasional.
Tidak Ada Pos Lagi.
Tidak ada laman yang di load.









