Tujuh negara sisanya yang dilibatkan dalam survei tersebut tidak menunjukkan perbedaan statistik yang dominan antara kedua pemain. Namun, Korea Selatan mencatat anomali dengan preferensi yang sangat kuat terhadap Messi dibandingkan negara-negara lain.
Kondisi tersebut dipicu oleh kekecewaan dan ketidakpuasan publik saat Ronaldo absen merumput dalam laga ekshibisi di Seoul pada 2019 lalu. Imbasnya, Korea Selatan menjadi satu-satunya negara di mana Ronaldo menerima peringkat rata-rata di bawah empat pada skala tujuh poin.
Adapun peneliti berencana memperdalam studi mengenai korelasi usia dengan ideologi politik di masa mendatang. “Hasilnya menunjukkan bahwa identitas politik mungkin terkait dengan preferensi budaya yang tampaknya tidak banyak berhubungan dengan politik,” jelas Saifuddin.***





