Ribuan Pemilih di 2.271 TPS Mengaku Diintimidasi Oknum Agar Memilih Calon Tertentu

Terkait 19 temuan masalah dalam pemungutan dan penghitungan suara tersebut, Bawaslu memberi beberapa tindak lanjut hasil pengawasan, yang disampaikan oleh Anggota Bawaslu Puadi. Terhadap TPS yang buka lebih dari pukul 07.00, misalnya, jajaran pengawas pemilu sudah menyampaikan saran kepada KPPS agar pemungutan suara dimulai sesuai waktu pada ketentuan.

“Jadi pengawas pemilu di lapangan sudah memberikan saran kepada KPPS yang dimaksud, agar TPS dimulai sesuai dengan waktu yang telah ditentukan peraturan perundang-undangan,” terangnya.

Puadi menegaskan terkait Pengawas TPS yang tidak diberikan Model C Hasil-Salinan sesuai jenis pemilu dan Sirekap tidak dapat diakses oleh pengawas pemilu, saksi, dan/atau masyarakat, jajaran pengawas pemilu, Bawaslu  langsung menyampaikan saran kepada KPPS di TPS yang ditemukan masalah tersebut.

Bacaan Lainnya

Bagja menegaskan, jajaran pengawas Pemilu sedang melakukan penelitian dan pemeriksaan terhadap potensi pemungutan suara ulang dan penghitungan suara ulang, pemungutan serta penghitungan suara lanjutan dan susulan.

“Bagi KPPS yang telah selesai melakukan penghitungan suara, jajaran pengawas juga mulai melakukan pengawasan penyerahan kotak suara dari KPPS ke PPS pada hari yang sama,” pungkasnya.

Ketua Bawaslu Rahmat Bagja (tengah) saat menggelar jumpa pers di media center Bawaslu RI. ___FOTO:Bawaslu RI

Pos terkait