Connie juga menyinggung bahwa Sultan HB X sempat berpesan kepada Jokowi agar tidak menyakiti Megawati. Hal itu lantaran Ketua Umum PDIP sekaligus Presiden ke-5 itu merupakan anak dari proklamator, yakni Presiden Soekarno. Menurut Connie pribadi, kesulitan Jokowi untuk bertemu dengan ketua umum partainya sendiri merupakan salah pribadinya.
“Salah Presiden [Jokowi] menyakiti Ibu Mega, sekarang mau bertemu dengannya,” kata Connie.
Sebagai informasi, terkait pertemuan tertutup Jokowi dengan Sultan HB X di Keraton Kilen, Yogyakarta, Ahad (28/1/2024), pihak Keraton menyampaikan bahwa kunjungan itu tidak berkaitan dengan urusan politik. Usai pertemuan tertutup sekitar satu jam lebih, Jokowi hanya tersenyum dan menyapa awak media dengan melambaikan tangan dari dalam mobil, lalu meninggalkan lokasi.
Penghageng Kawedanan Hageng Punokawan (KHP) Kridhomardowo Keraton Yogyakarta Kanjeng Pangeran Haryo (KPH) Notonegoro menuturkan bahwa kunjungan Presiden di kediaman Sultan merupakan silaturahmi biasa.
“Ini kan hal yang sudah biasa, kalau beliau ke Yogyakarta dan ada waktu, biasanya memang silaturahmi kepada Ngarsa Dalem [Sultan HB X],” ujar Notonegoro usai pertemuan itu, dilansir dari Antara.
Sementara itu, Megawati sendiri sudah menyatakan bahwa dia tidak akan menemui Jokowi sebelum Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 selesai. Sebagaimana diketahui, PDIP mengusung pasangan calon (paslon) nomor urut 03 Ganjar Pranowo-Mahfud MD.
Jokowi sendiri dinilai condong memberikan dukungannya kepada paslon nomor urut 02, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming. Gibran, yang juga merupakan Walikota Solo, merupakan putra sulung Jokowi. Beberapa pihak menilai hal tersebut menjadi salah satu penyebab kerenggangan hubungan antara Jokowi dan Megawati.
Deputi Politik 5.0 Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Andi Widjajanto mengatakan bahwa Megawati tidak ingin TPN hilang fokus untuk memenangkan paslon yang diusung.
“Pesan Ibu Mega ke kami jelas: fokus untuk pemenangan Pemilu 14 Februari 2024. Jangan teralihkan konsentrasinya ke hal-hal lain,” ujar Andi, di Media Center TPN, Jakarta Pusat, Kamis, 25 Januari 2024. Oleh sebab itu, lanjutnya, kalaupun memang Megawati dan Jokowi bertemu, maka akan terjadi setelah hari pencoblosan 14 Februari 2024. Itupun apabila Ganjar-Mahfud memang Pilpres 2024.





