Prabowo Perintahkan Evaluasi Nasional Bangunan Pesantren Usai Musala Al-Khoziny Ambruk

Kondisi musala ambruk Ponpes Al-Khoziny diambil gambar dari udara. - WJ Today
Presiden Prabowo memantau langsung tragedi Ponpes Al-Khoziny, dan memerintahkan evaluasi kelayakan bangunan seluruh pesantren di Indonesia.

Presiden Prabowo Subianto memonitor langsung perkembangan tragedi ambruknya musala Pondok Pesantren Al-Khoziny di Buduran, Sidoarjo—yang menelan puluhan korban jiwa. Ia memerintahkan evaluasi nasional terhadap seluruh bangunan pondok pesantren untuk mencegah peristiwa serupa di masa depan.

“Evaluasi ke depan ke semua pondok pesantren kita harapkan segera didata dan dipastikan keamanan dari sisi bangunan infrastruktur masing-masing pondok,” kata Menteri Sekretariat Negara Prasetyo Hadi, di Monas, Jakarta, Ahad (5/10).

Mensesneg menegaskan Prabowo terus memantau kasus tersebut, dan telah memerintahkan jajaran menteri serta kepala daerah memberi perhatian penuh kepada ponpes di Sidoarjo. 

Bacaan Lainnya

“Beliau memonitor terus. Makanya, beliau kemudian memerintahkan kepada para menteri terkait dan gubernur dan wakil gubernur untuk memberikan perhatian,” ujarnya.

Sekretaris Kabinet Teddy Indrawijaya menambahkan, Prabowo telah menugaskan Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar alias Cak Imin untuk memeriksa kekuatan struktur bangunan pesantren di seluruh Indonesia. 

“Presiden memerintahkan Menko Pemberdayaan Masyarakat untuk memeriksa sekaligus memperbaiki pondok pesantren resmi yang perlu dicek kekuatan struktur bangunannya, serta memberikan bantuan dan menekankan pentingnya proses renovasi atau pengembangan gedung yang aman,” kata Teddy, dalam rapat terbatas di kediaman Presiden, Jalan Kertanegara, Jakarta, Ahad malam.

Sementara itu, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo mengungkapkan hanya sekitar 50 pesantren di Indonesia yang telah mengantongi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). 

“Di seluruh Indonesia, hanya 50 ponpes yang memiliki izin mendirikan bangunan, yang lain belum,” ujar Dody di Gunungkidul, Ahad. Ia menegaskan pentingnya sertifikasi laik bangunan bagi pesantren sebagai upaya pencegahan tragedi seperti di Al-Khoziny.

Pos terkait