Prabowo Jadikan IKN Sebagai Ibu Kota Politik, Apa Maksudnya?

Pembangunan Ibu Kota Nusantara ditargetkan tuntas selama empat tahun mendatang. Foto:IKN
Presiden Prabowo Subianto menargetkan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur selesai dalam empat tahun mendatang. IKN akan difokuskan sebagai ibu kota politik negara.

“Pada sesi terakhir pertemuan (Sabtu) sore ini, Presiden Prabowo memberikan pengarahan. Salah satu dari empat poin arahannya adalah mengenai IKN,” kata Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni melalui akun Instagram-nya, Minggu (27/10/2024).

Presiden RI ke 7, Joko Widodo sebelumnya menegaskan bahwa kesiapan menyeluruh sangat diperlukan sebelum pemindahan ibu kota benar-benar terlaksana.

“Kita melihat itu kesiapan betul-betul. Di sana harus betul-betul siap, kalau hanya tandatangan gampang,” ujar Jokowi kepada awak media usai peresmian pembukaan 10th Indonesia International Geothermal Convention and Exhibition (IIGCE) Tahun 2024 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, pada Rabu, 18 September 2024.

Bacaan Lainnya

Jokowi menambahkan bahwa penandatanganan Perpres pemindahan IKN memang bisa dilakukan dengan mudah, baik oleh dirinya maupun oleh presiden terpilih berikutnya, Prabowo Subianto. Namun, yang lebih penting adalah kesiapan IKN secara keseluruhan. “Kalau yang namanya sudah ditandatangani, pindah itu semuanya harus siap,” ungkap Jokowi.

Jokowi juga menekankan bahwa kesiapan tersebut mencakup berbagai aspek, mulai dari infrastruktur hingga sumber daya manusia. Ia juga menyebut proses pemindahan ini lebih kompleks, mengingat skala besar pemindahan sebuah ibu kota. “Pindahan rumah saja ruwetnya kayak gitu, ini pindahan ibu kota, semuanya harus dihitung,” ucap Jokowi seperti dimuat laman Presiden RI.

Presiden Prabowo Targetkan 4 Tahun

Raja Juli menjelaskan bahwa Presiden Prabowo secara tegas menyinggung kelanjutan proyek IKN. Menurutnya, tidak perlu ada keraguan lagi mengenai pembangunan IKN karena sudah diputuskan akan diteruskan dan diselesaikan. “Bapak Presiden bahkan memiliki rencana untuk merampungkan pembangunan dalam waktu empat tahun. Bagi beliau, IKN adalah ‘Ibu kota Politik’,” ujarnya.

Dalam perencanaan tersebut, selain gedung-gedung eksekutif yang hampir rampung, IKN juga akan dibangun untuk memenuhi dua cabang trias politika lainnya, yaitu gedung-gedung legislatif dan yudikatif. “Beliau berharap pada Agustus 2028, Sidang Paripurna DPR/MPR dapat dilaksanakan di IKN, bahkan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden tahun 2029 akan diadakan di sana,” ungkap Raja Juli.

Keputusan Presiden

Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menambahkan bahwa Presiden Prabowo siap menandatangani Keputusan Presiden untuk memindahkan ibu kota negara jika semua persiapan telah terpenuhi di IKN. “Begitu semua sudah siap, beliau akan menandatangani,” kata Prasetyo dikutip dari Detik.com.

Pos terkait