Respati Ardi berharap Persis Solo tak berlama-lama di kasta kedua dan langsung kembali promosi musim berikutnya.
Kemenangan 3-1 atas Persita Tangerang di Banten International Stadium, Sabtu (23/5/2026), ternyata tak cukup untuk menyelamatkan Persis Solo. Laskar Sambernyawa tetap terdampar di posisi ke-16 klasemen akhir BRI Super League 2025/2026 dengan 34 poin.
Sial bagi Persis, pada waktu bersamaan Madura United juga menang atas PSM Makassar, sehingga naik ke peringkat ke-14 dengan 35 poin dan lepas dari ancaman degradasi. PSM sendiri selamat meski berakhir dengan poin sama seperti Persis — mereka unggul head-to-head dan finis di posisi ke-15.
Persis pun resmi turun kasta ke Liga 2 musim 2026/2027, menyusul Semen Padang FC dan PSBS Biak yang lebih dulu terdegradasi.
Respati: Keberuntungan Belum Berpihak
Wali Kota Solo Respati Ardi menyaksikan langsung laga penentuan itu melalui nonton bareng di area parkir Stadion Manahan. Ia mengakui para pemain sudah berjuang maksimal, namun nasib berkata lain.
“Ya kita melihat perjuangan para pemain sudah luar biasa, tapi memang belum ke arah kita menaikkan ini, keberuntungan belum di arah kita,” ujar Respati, Sabtu (23/5/2026).
Ia menegaskan degradasi ini menjadi keprihatinan bersama — bukan hanya bagi suporter, tapi juga bagi Pemerintah Kota Surakarta.
Misi: Langsung Promosi Musim Depan
Respati tidak ingin Persis berlama-lama di kasta kedua. Ia meminta manajemen segera berbenah dan menargetkan promosi dalam satu musim.
“Saya berharap ke depannya menjadi lebih baik, pembelajaran ini menjadi pelajaran kita bersama. Cukup satu kali saja kita di Liga 2, selanjutnya harus menjadi juara di Liga Utama. Semoga benar-benar ini berbenah bersama,” tuturnya.
Ia juga memastikan dukungan dari Pemkot Surakarta tidak akan berhenti, baik secara kelembagaan maupun sebagai bagian dari komunitas Pasoepati.***





