Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mulai membuka layanan pemeriksaan kesehatan gratis (PKG) di hari ulang tahun pada Senin, 10 Februari 2025 ini. Mulai dari bayi baru lahir, balita dan anak-anak prasekolah, hingga orang dewasa dan lansia bisa memanfaatkan layanan ini.
PKG ini digeber seiring terbitnya Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/Menkes/33/2025 tentang Petunjuk Teknis Pemeriksaan Kesehatan Gratis Hari Ulang Tahun.
Semua orang Indonesia bisa memeriksakan kesehatan mereka gratis di puskesmas dan klinik yang bekerja sama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial atau BPJS di seluruh Indonesia.
Direktur Jenderal Kesehatan Primer dan Komunitas Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Maria Endang Sumivi, layanan PKG dibagi dalam tiga kategori atau klasifikasi, yaitu bayi; balita dan anak-anak usia prasekolah; serta dewasa dan lanjut usia alias lansia.
Untuk bayi, ada enam jenis pemeriksaan dalam program ini. Kata Maria, layanan pemeriksaan bayi ini sangat penting, mengingat deteksi kondisi kesehatan para bayi perlu dilakukan sejak dini, supaya bila ada masalah bisa ditangani secara lebih baik.
Untuk kategori balita dan anak-anak usia prasekolah, Kemenkes menyiapkan delapan jenis pemeriksaan. Sedangkan bagi usia dewasa dan lansia, ada 20 jenis pemeriksaan yang bisa didapatkan gratis.
Berikut jenis penyakit yang bisa diperiksa lewat PKG ulang tahun:
Bayi Baru Lahir:
- Kekurangan hormon tiroid bawaan;
- Kekurangan enzim pelindung sel darah merah;
- Kekurangan hormon adrenal bawaan;
- Penyakit jantung bawaan kritis;
- Kelainan saluran empedu; dan
- Pertumbuhan berat badan
Balita dan Anak Prasekolah:
- Pertumbuhan;
- Perkembangan;
- Tuberkulosis;
- Telinga;
- Mata;
- Gigi;
- Talasemia (Pemeriksaan darah pada usia 2 tahun saja); dan
- Gula Darah (Pemeriksaan darah pada usia 2 tahun saja).
Dewasa dan Lansia:
- Kanker Paru (> 45 thn);
- Kanker Usus Besar (> 50 tahun);
- Mata;
- Gigi;
- Telinga;
- Tekanan Darah;
- Jiwa;
- Gula Darah;
- Hati (Hepatitis B dan C);
- Risiko stroke dan risiko Jantung (>40 thn);
- Calon Pengantin (Anemia, sifilis HIV);
- Fungsi Ginjal;
- Tuberkulosis;
- Penyakit paru obstruktif kronis;
- kanker payudara (>30 tahun);
- Kanker leher rahim (>30 tahun); dan
- Geriatri (>60 tahun). ***
