Menilik Asal Usul Nama Kabupaten Trenggalek

Sementara menurut salah seorang akademisi Universitas Mulawarman, Teguh Budiharso, ada hubungan istilah “terang ing galih” yang memiliki arti “terang di hati” atau “hati yang jernih” dengan asal-usul istilah daerah yang merupakan tetangga Trenggalek, yaitu Tulungagung. Menurut Teguh, “terang ing galih” merupakan pemadanan dari istilah “tulung agung“, yakni berarti “pertolongan besar”. Dengan begitu, Trenggalek diartikan sebagai daerah yang mendapat karunia melalui hati yang jernih.

Pemaknaan Trenggalek yang dikritisi oleh Teguh Budiharso ini disebabkan oleh tidak adanya akar sejarah. Teguh Budiharso mengurai asal usul nama Trenggalek melalui berbagai sumber, salah satunya adalah Manuskrip Keraton Kasunanan Surakarta.

Dalam Manuskrip Keraton Kasunanan Surakarta, kata “Trenggalek” secara sederhana merujuk kepada kota gaplek atau daerah penghasil gaplek, atau makanan yang diolah dari singkong. Disebutkan pula nama “galek” sudah muncul pada zaman Raja Mataram sebelum Mpu Sindok, atau di zaman Rakai Dyah Wawa (924-928). Istilah itulah yang kemudian dirujuk menjadi “Trenggalek”.

(Yadi)