Selain itu, terdapat riwayat hidup singkat Bung Karno yang terpampang di dinding.
Pengunjung perpustakaan dapat memperoleh beberapa layanan selain koleksi Bung Karno, seperti koleksi umum, koleksi referensi, koleksi anak, terbitan berkala, perpustakaan keliling dan bulk loan, koleksi digital (e-resources), multimedia, pemutaran film, memorabilia, informasi dan pengaduan, co-working space, serta bimbingan pemustaka.
Pengunjung perpustakaan dapat mendaftarkan dirinya untuk menjadi anggota perpustakaan secara online, kemudian mengambil foto untuk keperluan profil serta mencetak kartu di perpustakaan secara langsung.
Selain itu, ada layanan UPT Perpustakaan Proklamator Bung Karno yang ada sejak pandemi Covid-19, yaitu Sistem Layanan Anda Pesan Kami Antarkan (SILAKAN), yang mana merupakan layanan antar buku gratis untuk warga Kota Blitar dan Kabupaten Blitar.
Melihat betapa penting dan ‘sakral’-nya nilai historis perpustakaan ini, maka tak heran jika pembuatan video klip “Iclik Cinta”—sebuah lagu yang mewakili budaya populer dan dinilai kurang sesuai dengan budaya Indonesia—berbuntut kontroversi.***





