Ia menambahkan, modifikasi menu MBG selama Ramadan saat ini masih dimatangkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN) dan akan segera direalisasikan secara bertahap kepada para siswa.
“Persisnya (menu makanan kering) untuk siswa akan dimodifikasi, misalnya jenis buah-buahan tertentu yang juga punya ketahanan lebih lama, ini akan dimatangkan oleh BGN dan disampaikan secara bertahap,” jelasnya.
Yang pasti, program MBG penyalurannya tetap diberikan kepada para siswa. Karena selama Ramadan, tidak seluruh sekolah menerapkan libur full sebulan, masih ada lembaga pendidikan yang melaksanakan proses belajar mengajar seperti biasa.
“Iya (makanan bisa dibawa pulang) karena sekolah kan masih berjalan juga di bulan Ramadan,” pungkasnya. ***





